Depok Dilanda Longsor

0
166
Salah satu titik longsor di Jalan Benda Kramat Bukit Cengkeh 1 RT 03 RW 01 Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis

Cimanggis | jurnaldepok.id
Hujan yang mengguyur Kota Depok sejak Sabtu hingga Mingggu (10-11/11) mengakibatkan beberapa wilayah di Kota Depok diterjang tanah longsor.

Lokasi pertama menimpa sebagian bangunan Mushola Al-Jihad di RW 05, Kelurahan Jatijajar, KecamatanTapos, tepatnya di sisi atas Kali Baru di Jalan Raya Bogor. Akibatnya bagian belakang mushola ambruk dan hancur hingga ke sisi Kali Baru di bawahnya.

Ambruknya bangunan belakang mushola akibat turap penahan di bawahnya jebol akibat longsor.
Habibie, salah seorang warga menuturkan bahwa longsor terjadi Minggu subuh sekitar pukul 05.00 WIB.



“Diduga longsor diakibatkan cukup tingginya curah hujan pada Sabtu malam.
Sehingga air dari saluran di dekat turap yang longsor mengikis lahan di sana hingga akhirnya longsor pun terjadi,” ujarnya, Minggu (11/11).

Dia menjelaskan, longsor di titik itu secara kasat mata pasti sudah akan diperkirakan.
Sebab, kata dia, sejumlah bangunan di sana berada tepat di atas atau di bibir Kali Baru.

“Jadi memang kondisinya sangat rentan longsor, meski bagian bawah bangunan di turap tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” katanya.

Lokasi lain tanah longsor terjadi di di pekerjaan saluran Jalan Benda Kramat Bukit Cengkeh 1 RT 03 RW 01 Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis.

Warung beserta aset milik warga sudah amblas, aliran air dari Taman Duta Sukmajaya masuk ke kolam renang Tirta Sanden.

“Kami khawatir akan jebol lagi aliran air bermuara ke Bukit Cengkeh 1 dan 2, korban ada lima orang terbawa longsor dapat diselamatkan,” ujar Ansori, petugas Damkar Pos Walikota, kemarin petang.

Sebelumnya longsor juga terjadi di Tebing Kalibaru, Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung persisnya pintu masuk perumahan Permata Regency, Jumat (9/11).

Akibatnya turap longsor menyebabkan empat lapak milik pedagang tertimbun tanah longsor.
Nadih, salah satu saksi mata di lokasi tersebut mengatakan, turap tersebut longsor karena tidak kuatnya pondasi turap menahan beban di atasnya.

“Kejadiannya itu pas hujan deras, tiba-tiba bunyi bruuuk sangat keras. Pas saya lihat kios-kios yang ambruk ke bawah kali ternyata. Ada satu pedagang juga yang ikut kebawa longsor, alhamdulilah selamat,”katanya.

Sebelumnya sempat diingatkan untuk pindah dari lokasi dagangnya tersebut beberapa kali, tidak hanya darinya sebagai anggota Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat bahkan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pun telah mendatangi lokasi tersebut.

“Petugas Satpol PP pernah kok ke sini ngingetin, tapi tetep aja pas didatangin, kabur terus kembali lagi jualan di sini,” ucapnya.

Salah satu pedagang yang sempat terseret dalam kejadian longsor tersebut, Wawan mengaku gemetar saat dirinya tiba-tiba jatuh.

“Iya sempat ikut kebawa agak gemetar sih, tapi alhamdulillah enggak kenapa-kenapa,” ucapnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, R Gandar Budiana menambahkan anggotanya diturunkan dalam melakukan evakuasi lokasi longsor.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dam Penataan Ruang (PUPR) KOta Depok, Citra Indah Yulianti menjelaskan bahwa pihaknya langsung menurunkan satgas nya begitu menerima laporan adanya longsor di Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Depok tersebut.

“Penanganan sementara untuk mencegah longsor susulan terjadi sudah kami lakukan. Saat ini kami akan lihat lagi bagaimana penanganan selanjutnya,” katanya.

Penanganan sementara itu, kata Citra, dilakukan pihaknya dengan cara memasang penopang berupa bambu dan kayu di sisi lahan yang longsor serta memasang terpal untuk menahan material longsoran. n CR1-JD

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here