MUI Bangkitkan Ekonomi Ummat

0
45
Pengurus MUI dan peserta seminar foto bersama usai melaksanakan kegiatan

Laporan: Rahmat Tarmuji
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok menggelar acara Seminar Sehari Membangkitkan Ekonomi Ummat Berbasis Masjid.

Sedikitnya 100 orang peserta dari perwakilan pengurus DKM, pengurus MUI, Ulama, tokoh masyarakat hadir dalam kegiatan itu.

“Kami ingin memberikan wawasan tentang peran masjid dalam upaya pemberdayaan ekonomi keumatan. Tentunya, bagi Pengurus DKM ada amal usaha ekonomi di masjid,”ujar Sekretaris MUI Kota Depok, H Khairullah Ahyari seusai acara di Gedung Dakwah MUI Depok, Jl. Nusantara, Pancoran Mas, kemarin.



Khairulah mengungkapkan, bagi mereka yang menjalankan perekonomian berbasis masjid haruslah pribadi dengan semangat kerja keras, tahan banting, amanah, jujur, ulet dan lainnya. Dirinya menyadari akan kekurangan SDM tersebut.

“Sebenarnya masjid ada sumber dana, tinggal bagaimana mengelolanya. Pemberdayaan ekonomi berbasis masjid tidak jadi suatu keharusan, tapi lebih pada fungsi dan peran masjid. Apalagi, dalam urusan keuangan sangat sensitif,”paparnya.

Ketua Komisi Ekonomi MUI Kota Depok, KH Naseri Muhammad mengaku ingin menjadikan masjid sebagai sarana kekuatan ekonomi terutama pada jamaah masjid. Untuk itu, lanjutnya, perlu diaplikasikan dalam kegiatan ritel, pengelolaan BMT, ZIS yang tepat sasaran, koperasi dan lainnya.

“Sebenarnya banyak di pengurus DKM punya kemampuan manajemen, cuma mereka tidak mau munculkan diri. Jika masyarakat di Depok mau mikirkan dan terjun langsung di masjid tak seperti sekarang. Masih ada pola pemikiran masjid hanya tempat ibadah saja, bukan pemberdayaan ekonomi umat,”terangnya.

Pihaknya mengajak secara bersama-sama membangun ekonomi umat yakni adanya sinergitas secara bersama memikirkan ekonomi keumatan berbasis masjid.

“Tentunya, kai berharap masyarakat yang ada di sekitar masjid ikut serta sejahtera dalam ekonomi dengan adanya pemberdayaan,”harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, nampak hadir H Acep Azhari yang memberikan materi ekonomi keumatan.

“Kami ingin tidak berhenti disini saja. Tapi, ada kegiatan lanjutan pemberdayaan ekonomi. Seperti bincang santai bareng pengusaha Depok dan lainnya,”pungkasnya. n

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here