Lurah Serua Plototi IMB Apartemen

0
60
Inilah lokasi proyek pembangunan Apartemen Serua yang berada di Jalan Raya Parung-Ciputat

Bojongsari | jurnaldepok.id
Lurah Serua, Dion Wijaya telah melakukan pengecekkan terhadap Izin Mendirikan Bangunan (IMB) terhadap salah satu proyek di wilayahnya yang digadang-gadang akan dibangun apartemen.

“Setelah kami cek IMB nya sudah keluar pada 2017, ternyata untuk dibangun mall bukan apartemen,” ujar Dion kepada Jurnal Depok, Kamis (25/10).

Dirinya sempat bertanya-tanya terkait IMB tersebut. Pasalnya, kata dia, IMB turun sejak 2017 namun rekomendasinya sejak 2014.



“Kan jauh sekali rentan waktunya, awalnya akan dibangun apartemen dan mall, namun yang sekarang muncul hanya mall saja. Kalau mereka mau bangun apartemen juga, ya harus membuat izin lagi,” paprnya.

Dari itu, sambungnya, pihaknya akan mengundang pengembang proyek tersebut untuk mencari informasi yang sebenarnya. Dikarenakan hingga lima kali ganti lurah dan tiga camat belum ada kejelasan terkait proyek tersebut.

“Kami juga akan memepertanyakan siteplain nya, karena kami belum lihat. Selama ini belum ada komunikasi apapun antara kami dengan pihak pengembang,” tukasnya.

Sementara itu Ketua LPM Serua, Dasuki menjelaskan, sejak proyek tersebut dimulai beberapa bulan lalu pihaknya tidak pernah terlibat. Bahkan, dirinya tidak pernah mengeluarkan rekomendasi perizinan.

“Kami belum pernah mengeluarkan rekomendasi izin lingkungan ataupun izin-izin lainnya. Awalnya memang untuk apartemen dan mall, di mana di bagian muka akan dibangun mall sementara apartemen dibagaian belakang,” tandasnya.

Diakuinya, bahwa dirinya pernah ikut dalam rapat terkait Amdal di BLH beberapa tahun silam. Di sana dipaparkan terkait konsep apartemen yang akan dibangun.

“Dulu direncanakan akan dibangun basement, resapan air dan masjid di lantai bawah. Konsepnya mengacu pada pusat perbelanjaan di Singapore katanya, di mana air hujan yang masuk dalam resapan akan diolah kembali menjadi air bersih,” ungkapnya.

Baik lurah maupun LPM saat ini masih belum jelas terkait proyek pembangunan yang ada di lingkungan RT 06/04 di atas lahan seluas 2,8 hektare itu. n Rahmat Tarmuji

 

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here