Kalimat Tauhid Dibakar, Walikota Geram

0
304
Mohammad Idris

Bojongsari | jurnaldepok.id
Peristiwa pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid oleh kelompok ormas di Jawa Barat membuat geram masyarakat tak terkecuali Walikota Depok, Mohammad Idris. Idris menyayangkan tindakkan itu terjadi.

“Bendera itu merupakan symbol, kalau ada orang membakar bendera kita apapun motivasinya past kita akan marah karena itu symbol Negara. Nah ini bendera symbol organisasi yang memang sudah dilarang oleh pemerintah, namun di dalam bendera itu ada tulisan sebagai symbol dari ummat Islam,” ujar Idris kepada Jurnal Depok, Selasa (23/10).

Wajar, kata dia, ummat Islam di Indonesia bahkan mungkin di dunia marah karena di bendera itu bertuliskan kalimat tauhid.



“Apa tidak sebaliknya misalnya bendera itu diturunkan dan enggak usah dibakar-bakar seperti itu. Ini memancing kemarahan ummat dalam situasi Negara seperti ini,” paparnya.

Dirinya merasa khawatir ada pihak ketiga yang ingin memancing ummat Islam, bahkan mengadu ummat Islam. Pasalnya, kata dia, yang melakukan pembakaran berpakaian organisasi keislaman dan yang dibakar juga symbol Islam.

“Kami berharap aparat penegak hukum adil dan bijak dalam menyikapi hal semacam ini. Kalau mereka kemarin melakukan penangkapan ataupun kemarahan terhadap simbol-simbol pribadi atau Negara yang merasa dilecehkan dan ada tindakkan yuridis, maka harapan kami dan ummat Islam agar aparat penegak hukum untuk menuntaskan masalah ini, apa motivasi dan maunya agar diperiksa,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here