Pemkot Perjuangkan Anggaran APBD untuk Pondok Pesantren

0
111
Walikota, wakil walikota, Forkopimda dan pengasuh pondok pesantren foto bersama usai melepas acara jalan sehat dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional di Balikota

Margonda | jurnaldepok.id
Pemerintah Kota Depok turut mensupport kegiatan Kirab Santri dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional yang diselenggarakan di Halaman Balaikota Depok. Walikota-Wakil Walikota Depok bersama Forkopimda turut serta dalam kegiatan itu.

Tak hanya itu, para pimpinan pondok pesantren dan ulama ikut serta dalam kegiatan yang dimulai, Sabtu (20/10).

“Substansi dari hari santri ialah nilai-nilai kesantrian yang harus membumi dan memadu di dalam karekter bangsa baik itu kemandirian, gotong royong, persaingan sehat dan kesederhanaan,” ujar Mohammad Idris, Walikota Depok.



Hal itu pula lah, kata dia, yang harus dapat diwujudkan oleh para pemimpin bangsa. Dengan begitu, bukan sosok santrinya saja namun nilai santrinya juga harus dikedepankan, itulah pesan di Hari Santri Nasional ini.

Idris yang merupakan jebolan Gontor saat itu dan hingga kini masih menanamkan nilai-nilai kesederhanaan. Hal itu tidak boleh dilakukan di pondok pesantren saja melainkan juga di lingkungan masyarakat.

“Kehidupan di dalam pondok pesantren harus dituangkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, itulah makna Hari Santri,” paparnya.

Untuk melakukan intervensi anggaran, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Agama. Pasalnya, wewenang dan arahan pusat bahwasanya pondok pesantren berada dibawah Kementerian Agama.

“Jika ada program-program riil dari Kementerian Agama, Pemerintah Kota Depok akan berkoordinasi untuk mewujudkan itu dengan kementerian. Anggaran itu nantinya bukan hanya untuk satu kelompok namun untuk semua kelompok,” jelasnya.

Pemerintah Kota Depok, sambungnya, juga akan melihat payung hukum terkait penggelontoran dana APBD untuk pondok pesantren, dikarenakan saat ini telah ada Undang-Undang Pondok Pesantren.

“Pemerintah kota akan minta diturunkan dalam peraturan pemerintah yang nanti akan ditindaklanjuti dalam Perda atau Perwal, di situlah nanti bisa diintervensi anggaran dari APBD jika memang ada payung hukumnya,” ungkapnya.

Sekitar 1.000 lebih santri dari berbagai pondok pesantren yang ada di Kota Depok menggelar acara Kirab Santri. Acara itu dilakukan dengan jalan sehat di sepanjang Jalan Margonda Raya. n Rahmat Tarmuji

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here