Puluhan Gepeng dan Anjal Terjaring Razia

0
61
Petugas Satpol PP saat melakukan pendataan terhadap anjal dan gepeng yang terjaring razia

Margonda | jurnaldepok.id
Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok menggelar operasi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dengan sasaran anak jalanan (anjal) termasuk anak punk, serta gelandangan dan pengemis (gepeng).

Kepala Satpol PP Depok, Yayan Arianto menuturkan operasi ini digelar sebagai bagian dari penertiban dan penegakkan hukum rutin, yang digelar setiap Rabu di setiap minggunya.

“Untuk itu kami lakukan penertiban dengan sasaran anjal, gepeng dan anak punk yang mulai menjamur di Depok,” ujarnya, Rabu (17/10).



Ia menyebutkan keberadaan anjal, gepeng dan anak punk di sejumlah titik di Depok, cukup mengganggu kenyamanan masyarakat.

Sehingga mereka dianggap telah melanggar Perda Kota Depok Nomor 16 Tahun 2012, tentang Pembinaan dan Pengawasan Ketertiban Umum (Tibum).

“Mereka yang terjaring nantinya akan dilakukan pembinaan oleh Dinsos Depok. Sehingga diharapkan mereka tidak kembali ke jalanan,” paparnya.

Selain itu, kata Yayan, bagi mereka yang diketahui warga dari luar Depok atau daerah lain akan dipulangkan ke kampung halamannya.

“Dari pengalaman kami sebelumnya, banyak gepeng yang terjaring adalah warga dari luar Depok, atau dari daerah lain di Jawa Barat. Untuk mereka ini Dinsos Depok akan kordinasi dengan Dinsos daerah setempat untuk memulangkan mereka,” ungkapnya.

Hinggga berita ini ditulis pelaksanaan operasi atau razia anak jalanan, gepeng dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) masih berlangsung. n CR1-JD

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here