Berkas NMI Dikebut untuk P21

0
175
Kombes Pol Didik Sugiarto

Margonda | jurnaldepok.id
Setelah dikembalikan oleh pihak Kejaksaan Negeri Kota Depok, berkas kasus dugaan korupsi Jalan Nangka yang menyeret mantan Walikota Depok, Nur Mahmudi Isma’il (NMI) dan mantan Sekda Kota Depok, Harry Prihanto, kini dikebut oleh pihak kepolisian Polresta Depok untuk diserahkan kembali ke Kejaksaan Negeri Kota Depok.

“Mohon doanya agar cepet selesai,” ujar Kombes Pol Didik Sugiarto, Kapolresta Depok di sela-sela acara pembukaan program TMMD ke 103 di Jembatan Serong, Kecamatan Cipayung, Senin (15/10).

Intinya, kata dia, saat ini pihaknya terus melengkapi berkas.



“Jika sudah lengkap kami akan kembalikan ke kejaksaan, kemudian penyidik. Intinya saat ini penyidik terus menindaklanjuti dari JPU,” paparnya.

Ketika ditanya apakah akan ada tersangka baru, Didik menjawab bahwa pihaknya masih fokus pada kelengkapan berkas.

Ia juga meminta doa restunya kepada masyarakat agar kelengkapan berkas itu dapat cepat selesai.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Kota Depok mengembalikan berkas kasus dugaan korupsi Jalan Nangka yang melibatkan mantan Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail dan Mantan Sekda Kota Depok, Harry Prihanto.

Kepala Kejari Depok, Sufari mengatakan berkas dari tim penyidik Polresta Depok sebelumnya sudah diterima.

“Setelah diterima dan diteliti, ternyata sudah P-19 dan harus dikembalikan lagi ke tim penyidik Tipikor Polres Depok dari tim Kejari Depok karena masih kurang lengkap dan harus dilengkapi,” terangnya beberapa waktu lalu.

Dia mengatakan, setelah berkas diserahkan seminggu lalu oleh tim Tipikor Polres Depok ke Kejari Depok yang kemudian diteliti serta diperiksa berkas oleh tim bidang Pidana Khusus Kejari Depok, terpaksa dikembalikan lagi karena masih ada kekurangan data dalam pemberkasan untuk dilengkapi kembali.

Menurut dia, pihaknya memang telah mengembalikan berkas tersebut ke tim Tipikor Polres Depok untuk dilengkapi berkas kedua tersangka dugaan korupsi pembebasan Jalan Raya Nangka senilai Rp 10 miliar lebih.

“Kami tunggu saja hasil perbaikan berkas dari tim Tipikor Polres Depok beberapa hari ke depan,”katanya.

Pihak Kejaksaan mempelajari dengan teliti dokumen dan berkas korupsi Nur Mahmudi dan Prihanto.

“Kami menginginkan dokumen dan berkas korupsi Nur Mahmudi dan Harry Prihanto dibuat dengan teliti dan detail,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here