Masjid Jangan Dibawa Ke Politik

0
56
Pengurus DMI Kta Depok foto bersama usai menggelar rapat kerja

Laporan: Rahmat Tarmuji
Memasuki tahun politik, semua organ dan elemen dimanfaatkan sebagai sarana untuk mendulang suara.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Depok, KH Naseri Muhammad mengingatkan agar jangan menarik masjid untuk kepentingan politik sesaat.

“Kami tahu saat ini tahun politik. Jangan semuanya dibawa ke ranah politik. Jangan tarik masjid ke arah kepentingan politik sesaat,” ujarnya seusai acara Rapat Kerja Daerah DMI Kota Depok, Masjid Baitul Kamal, Balaikota, kemarin.



Dirinya mengajak agar masyarakat senantiasa menjaga ukhuwah atau persaudaraan dan persatuan antar sesama. Jangan sampai, lanjutnya, karena berbeda pilihan jadi perpecahan dan permusuhan.

“Bukannya kami melarang untuk berpolitik, namun bagaimana agar tetap menjaga ukhuwah dan dengan cara yang santun,” terangnya.

Sekretaris DMI Kota Depok, Ustad Endang Wahyudin mengungkapkan, pihaknya berupaya mengoptimalkan peran dan fungsi masjid. Untuk itu, lanjutnya, dalam Rakerda tersebut pihaknya juga membahas pengembangan SDM bagi pengelola masjid.

“Tentunya, kami pembenahan internal DMI dengan membentuk pengurus tingkat kecamatan, tinggal dua kecamatan lagi yang belum terbentuk. Tentunya, terus ditingkatkan di kelurahan dan DKM masjid,” tandasnya.

Ketua Penyelenggara, Ustad Nur Effendi menuturkan bahwa Rakerda tersebut merupakan rancangan kegiatan satu tahun. Ia menambahkan, dalam rapat tersebut terbagi dalam berbagai sidang komisi yang diplenokan.

“Rakerda DMI Depok dibuka oleh Ketua PW DMI Jabar, Ir. H. Zulkarnain. Selain Pengurus, juga nampak hadir dari perwakilan DKM, KUA, kecamatan. Selain itu, muncul juga usulan agar kasus LGBT diselesaikan. Apalagi, berdasarkan info banyak kasus ditemukan di Depok,” pungkasnya. n

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here