Pelajar Ditemukan Tewas

0
329
Aparat kepolisian saat melakukan oleh TKP ditemukannya pelajar tewas di wilayah Cinangka, Sawangan

Sawangan | jurnaldepok.id
Warga di lingkungan RT 03/09 Kelurahan Cinangka, Kecamatan Sawangan, Sabtu (6/10) digegerkan dengan penemuan mayat yang masih mengenakan pakaian celana pramuka di pinggir kali.

Mayat tersebut diketahui AA (15) yang tercatat sebagai siswa kelas 3 Mts Al Hidayah yang ditemukan tewas dengan penuh luka di leher dan tangan dibagian urat nadi. Penemuan mayat ini pertama kali ditemukan oleh Muhidin yang saat itu tengah memberi makan ikan di empang miliknya.

Kemudian saat akan mencari kayu, tiba-tiba melihat mayat anak yang tidak dikenalnya yang mengenakan celana pramuka tergeletak di pinggir Kali Ciputat. Kemudian saksi Muhidin memberitahukan kepada warga lainnya, Yahya kemudian memberitahukan kepaa warga dan security Perum Bappenas. Setelah itu petugas Polsek Sawangan datang ke lokasi kejadian.



Kapolsek Sawangan, Kompol Suprasetyo mengatakan anggotanya masih mendalami kasus ini dengan memintai keterangan dari para saksi. Dia mengatakan, pihaknya masih mencari motif dibalik tewasnya siswa pelajar yang jasadnya ditemukan di pinggir Kali Ciputat.

“Untuk motif masih didalami, HP korban dirampas juga sama pelaku,”ujarnya.

Berdasarkan hasil olah TKP yang dibantu oleh tim Inafis Polresta Depok, selain korban diduga dibunuh dengan cara ditusuk senjata tajam di badan, juga satu unit telepon genggam Xiaomi milik korban hilang.

Dari informasi keluarga, korban setelah pulang sekolah balik ke rumah lalu ganti baju, namun masih mengenakan celana panjang pramuka sekitar pukul 09.30 WIB. Setelah itu korban bilang ke bapak nya mau keluar main futsal sama temen-temennya jalan kaki tanpa naik motor.

Namun setelah jeda kisaran sekitar 2 jam lamanya tepatnya pukul 11.00 WIB, warga yang sedang cari kayu melihat korban sudah tewas penuh darah.

Saat ditemukan posisi korban sudah terkelungkup miring dengan kondisi leher berdarah.

“Kami tetap berupaya semaksimal mungkin untuk dapat dengan segera mengungkap kasus tersebut. Tim gabungan dari Polresta Depok dan Polsek masih menyelidiki kasus ini lebih dalam.
Dari lokasi kejadian kami menemukan barang bukti sepasang sandal biru merk Adidas yang digunakan korban,” jelasnya.

Kemudian, kata dia, korban dibawa ke rumah sakit Polri Kramat Jati, Jakarta untuk divisum.
Usai divisum korban dimakamkan tidak jauh dari kediamannya.

Kasubag Humas Polresta Depok, Ajun Komisaris Polisi Firdaus menambahkan dari hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan pihak keluarga, adapun barang korban yang hilang yakni ponsel.
“Dari keterangan sementara yang hilang adalah ponsel. Namun tentu saja ini akan terus kami kembangkan dalam penyelidikan,”katanya.

Dia mengatakan, selain masih mengumpulkan petunjuk dan keterangan para saksi, pihaknya juga masih menunggu hasil autopsi Rumah Sakit Polri untuk memastikan penyebab kematian korban.

“Jika tidak ada halangn Insya Allah hari Senin hasil autopsi keluar. Nanti di situ akan jelas, korban tewas karena luka apa saja,” pungkasnya. n CR1-JD

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here