Berkas NMI-Hary Kurang Lengkap

0
122
Sufari

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Kejaksaan Negeri Kota Depok mengembalikan berkas kasus dugaan korupsi Jalan Nangka yang melibatkan mantan Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail dan Mantan Sekda Kota Depok, Harry Prihanto.

Kepala Kejari Depok, Sufari mengatakan berkas dari tim penyidik Polresta Depok sebelumnya sudah diterima.

“Setelah diterima dan diteliti, ternyata sudah P-19 dan harus dikembalikan lagi ke tim penyidik Tipikor Polres Depok dari tim Kejari Depok karena masih kurang lengkap dan harus dilengkapi,” ujarnya, kemarin.



Dia mengatakan, setelah berkas diserahkan seminggu lalu oleh tim Tipikor Polres Depok ke Kejari Depok yang kemudian diteliti serta diperiksa berkas oleh tim bidang Pidana Khusus Kejari Depok, terpaksa dikembalikan lagi karena masih ada kekurangan data dalam pemberkasan untuk dilengkapi kembali.

Menurut dia, pihaknya memang telah mengembalikan berkas tersebut ke tim Tipikor Polres Depok untuk dilengkapi berkas kedua tersangka dugaan korupsi pembebasan Jalan Raya Nangka senilai Rp 10 miliar lebih.

“Kami tunggu saja hasil perbaikan berkas dari tim Tipikor Polres Depok beberapa hari ke depan,”katanya.

Pihak Kejaksaan mempelajari dengan teliti dokumen dan berkas korupsi Nur Mahmudi dan Prihanto.

“Kami menginginkan dokumen dan berkas korupsi Nur Mahmudi dan Harry Prihanto dibuat dengan teliti dan detail,” ucapnya.

Kapolresta Depok, Komisaris Besar Polisi, Didik Sugiarto belum lama ini kepada wartawan mengatakan pihaknya telah melimpahkan berkas dua tersangka kasus korupsi anggaran APBD 2015, proyek pelebaran Jalan Nangka di Kelurahan Curug, Kecamatan Tapos.

“Ya berkas perkara tersangka inisial HP dan NMI hari ini dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Depok untuk dilakukan penelitian,” katanya.

Didik mengakui dirinya belum bisa berkomentar banyak karena berkas tersebut masih dalam pemeriksaan tim jaksa.

“Masih dalam pemeriksaan pihak jaksa, tunggu saja ya hasilnya dari sana (tim jaksa),”pungkasnya. n CR1-JD

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here