Alumni UGM Gelar Temu Kangen

0
39
Otto Hasibuan

Margonda | jurnaldepok.id
Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) diharapkan menjadi partner strategis pemerintah dalam membangun bangsa Indonesia.

Hal ini disampaikan Ketua Umum Keluarga Alumni Hukum Gadjah Mada (Kahgama), Otto Hasibuan dalam sambutan Temu Kangen Keluarga Alumni UGM belum lama ini.
Otto merupakan Ketua Panitia Temu Kangen Kagama tahun ini yang bertajuk ‘Guyub dan Rukun, Kini dan Nanti’.

“Saya ajak semua, Kagama selaku institusi, dan alumni selaku individu untuk menjadi partner pemerintah yang strategis dalam membangun bangsa,” ujarnya.



Dikatakannya, menjadi partner bagi pemerintah ini merupakan salah satu poin dalam hymne Gadjah Mada, yakni berbakti pada Nusa Pertiwi. Untuk itu, katanya, alumni Gadjah Mada, tidak boleh menjadi menara gading atau tak peduli dengan kondisi sosial masyarakat.
Sebaliknya, Otto mengajak alumni UGM untuk berbakti pada masyarakat dalam bidang apapun.

“Gadjah Mada tidak boleh jadi menara gading. Gadjah Mada ada dimana-mana,” katanya.

Lebih lanjut Otto mengajak alumni UGM untuk menjunjung persatuan. Dikatakannya, Gadjah Mada dikenal sebagai universitas yang memiliki wawasan kebangsaan.

“Kami tidak pernah terkotak-kotak. Apapun yang terjadi persatuan harus junjung tinggi,” paparnya.

Temu Kangen Kagama ini dihadiri oleh sekitar 3.000 alumni. Sejumlah pejabat dan menteri yang merupakan alumni UGM turut hadir dalam acara ini. Beberapa diantaranya, Presiden Joko Widodo, Mensesneg Pratikno, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri PUPR Basuki Hadimuljo, Gubernur DKI Anies Baswedan, Ketua MK Anwar Usman, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Dalam kesempatan ini, Otto Hasibuan mengaku UGM merasa bangga dan terhormat lantaran terdapat salah satu alumninya menjadi Presiden. Menurutnya, tidak semua universitas memiliki kesempatan tersebut.

“Untuk itu kami doakan supaya Pak Joko Widodo sehat, bisa berhasil memimpin bangsa ini dengan baik demi kejayaan bangsaa,” harapnya.

Sementara itu Humas Panitia Mandela Sinaga mewakili seluruh panitia mengucapkan banyak terimakasih atas kehadiran Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Jajaran Kabinet Kerja, Ketua Mahkamah Konstitusi dan tak lupa seluruh Alumni Universitas Gadjah Mada atas dukungannya sehingga Reuni Akbar Guyub Rukun Kini dan Nanti dapat berjalan dengan lancar dan meriah.

Panitia mengestimasi kehadiran kurang lebih 6.500 alumni Universitas Gadjah Mada yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.

“Semoga melalui kegiatan ini, seluruh Alumni Universitas Gadjah Mada dapat membawa pulang nilai-nilai persatuan dan kesatuan untuk ditularkan dalam kehidupan bermasyarakat,” pungkasnya. n CR1-JD

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here