Polsek Sawangan Ringkus Pelaku Penggelapan Mobil

0
120
ilustrasi

Bojongsari | jurnaldepok.id
Aparat Satuan Reserse dan Kriminal Polsek Sawangan berhasil mengamankan MF, seorang pelaku penggelapan kendaraan roda empat. Modus pelaku mencoba rental mobil namun setelah itu mengadaikan mobil tersebut ke orang lain.

Kapolsek Sawangan, Kompol Suprasetyo mengatakan, terungkapnya kasus itu berkat laporan sejumlah korban yaitu Ida Bagus Nandoko (48), dan Rahmat Andre (48), masing-masing warga Komplek BSI Blok B3, RT.08/10, yang melaporkan kejahatan penipuan pelaku ke SPKT Polsek Sawangan.

“Setelah ada laporan itu anggota kami langsung bergerak, dibantu korban berhasil menangkap pelaku di lokasi tempat persembunyiannya di toko Pet Shop miliknya daerah Lebak Wangi, Parung, Kabupaten Bogor,” ujarnya, kemarin.



Setelah penyidik melakukan pemeriksaan, pelaku mencari target sasaran kepada orang yang hanya dikenal lalu mencoba menyewa mobil tersebut sistem rental setelah itu digadaikan ke orang lain.

“Pelaku mencoba menyakinkan para korban yang diperkirakan ada empat orang tersebut, dari pengakuan pelaku diyakinkannya dengan cara mengaku sebagai pegawai honorer di salah satu kementrian di Jakarta dengan alasan mobil akan digunakan untuk acara pada Asian Games kemarin,” paparnya.

Ia mengatakan, pelaku mengaku menggadai per unit mobil rata-rata jenis Toyota Avanza ini digadaikan pelaku dengan harga Rp 25 juta. Sedangkan hasil uang yang telah digadaikan tersebut digunakan pelaku untuk membayarkan utang-utangnya.

Pengakuan pelaku terpaksa menipu lantaran kepepet untuk melunasi hutang pinjaman untuk menebus mobil yang telah digadaikannya.

Selain itu sisa hasil kejahatan digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan pelaku, kami kenakan dengan Pasal 378 yo 372 yaitu penipuan dan penggelapan dengan ancaman diatas lima tahun penjara,”katanya.

Ia juga mengimbau kepada para pemilik kendaraan agar jangan terlalu percaya dengan orang yang baru dikenal.

“Jika mau meminjamkan mobil harus ada perjajian diatas hitam putih, bukan atas azas saling percaya sehingga berdampak bisa memicu kriminalitas,” pungkasnya. n CR1-JD

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here