PKS Merasa Difitnah

0
322
Inilah spanduk yang dianggap menyerang PKS yang dipasang di pertigaan Al Huda

Margonda | jurnaldepok.id
Serbuan spanduk ilegal terhadap PKS terus berlanjut. Hal itu membuat geram politisi PKS Depok, Mutaqin.

“Saya sebagai pengurus DPD PKS merasa geram dengan pemasangan spanduk tersebut. Terakhir Jumat, (7/9) pagi kemarin ditemukan di Jalan Tole Iskandar, pertigaan Masjid Al-Huda Depok,” ujar Mutaqin kepada Jurnal Depok, Minggu (9/9).

Sepanduk berlogo PKS berukuran 2×5 dengan tulisan ‘2019GantiPresiden Ganti Sistem Khilafah satu komando ulama’ membuat pihaknya merasa difitnah.



“Dari situ langsung akun @katakita di FB langsung men-share Spanduk. Diambil pada saat sepi dengan posisi yang pas. Jelas diambil oleh orang yang sengaja. Sebab sebelum jam 8 pagi sudah kami copot,” paparnya.

Dirinya menduga, spanduk provokatif itu kemungkinan dipasang malam hari oleh oknum yang dibayar untuk menyerang PKS.

“Pemasangan spanduk tersebut kelihatan massif, berulang dan terencana,” terangnya.

Adanya spanduk itu, kata dia, pasti akan membuat lawan politik PKS beranggapan masyarakat tidak akan memilih PKS dengan isu tersebut. Sehingga digaungkan PKS bakal mendirikan khilafah di Indonesia.

“Dalam pilkada ada calon yang memakai selogan #dukungperubahan Ga ada tuh yang menafsirkan dukung perubahan konstitusi, perubahan sistem, perubahan Pancasila,” katanya.

Tagar #2019GantiPresiden, sambungnya, jelas maknanya dan jelas konteksnya.

“Pilpres 2019 nanti ganti Jokowi dengan Prabowo, itu halal. Kok enggak langsung sebut Prabowo aja?. Ya itu strategi kampanye, terserah kita saja. Masyarakat juga paham maksudnya.
Sekarang banyak orang pintar kayak orang linglung, kok ganti presiden dimaknai ganti khilafah, ini enggak bener,” ungkapnya.

Dengan beredarnya spanduk itu, jika ada yang berhasil menangkap pelaku pemasangannya pihaknya siap untuk membayar Rp 500 ribu.

“Tim kepanduan PKS, begitu mendengar informasi adanya spanduk liar tersebut langsung bergerak segera menurunkannya,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here