Bawa Sajam, 16 Remaja Diciduk

0
109
Senjata tajam yang disita dari para remaja yang hendak tawuran

Beji | jurnaldepok.id
Sekitar 16 remaja diduga sebagai genk motor yang kedapatan membawa senjata tajam (sajam) berbagai jenis, Minggu (9/9) dinihari diamankan tim anggota Pokdarkamtibmas.

Anggota Pokdarkamtibmas, Sulaeman mengatakan penangkapan remaja ini berawal dari rekan-rekan anggota Pokdar melakukan patroli rutin mengantisipasi gangguan Kamtibmas.
Saat melintas di sekitar Kavling Beji, mereka melihat ada belasan remaja yang nongkrong hingga larut malam dan bisa memicu aksi tawuran.

“Melihat belasan remaja itu kami langsung menghampiri mereka dan menanyakan maksud mereka nongkrong larut malam, saat diperiksa ternyata mereka membawa senjata berbagai jenis yang jumlahnya lebih dua,” ujarnya.



Tidak tanggung-tanggung, senjata yang ditemukan berukuran besar dan diduga akan digunakan untuk melakukan aksi tawuran dengan kelompok lain.

“Alasannya untuk jaga-jaga karena mau pulang ke rumah. Namun tetap anggota kami bawa mereka Polsek Beji untuk proses lebih lanjut,”katanya.

16 remaja bersama 14 unit motor kemudian dibawa ke Mapolsek Beji untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu Kapolsek Beji, Komisaris Polisi Kompol Yeny Anggraeni Sihombing membenarkan adanya sekitar 16 remaja yang diamankan ke Polsek Beji.

“Ya kami mendapatkan penyerahan 16 remaja yang diamankan beserta senjata tajam saat ini masih dilakukan pendataan,” tandasnya.

Sementara itu, Kapolresta Depok, Kombes Didik Sugiarto mengatakan hasil operasi yang ditingkatkan dalam upaya cipta kondusif total anggota berhasil mengamankan 33 orang yang terdiri dari preman (timer), pa ogah, pengamen, pelaku kejahatan, penjual miras, dan remaja yang akan tawuran.

“Operasi cipta kondusif kami lakukan serentak di jajaran Polres dan Polsek. Selain melakukan patroli stationer ke titik-titik rawan tawuran maupun aksi premanisme dan kejahatan, petugas juga melakukan patroli ke lokasi rawan peredaran miras juga,” tukasnya.

Dari puluhan orang yang diamankan, sebanyak 19 orang diantaranya diduga melakukan tindak kejahatan.

“Ada 16 remaja yang diduga mau melakukan tawuran di daerah Beji berhasil diamankan dengan 6 bilah senjata tajam jenis celurit dan 14 motor sudah diamankan anggota di Polsek Beji,”katanya.

Lalu tiga orang lainnya, kata dia, yaitu dua orang S (14), dan R (14), pelajar SMP kelas 1 diduga menjual senjata tajam secara online dan satu lagi WW (25) pencuri angkot berhasil diamankan anggota buser Polresta Depok dibawah pimpinan Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Bintoro.

Didik menambahkan, pihaknya akan terus berupaya melakukan pemberantasan preman dan aksi premanisme dalam rangka memberikan rasa aman kepada seluruh warga masyarakat, sehingga masyarakat akan merasa aman dan nyaman serta terhindar dari rasa takut dan kawatir untuk melakukan aktivitasnya. n CR1-JD

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here