Nur Mahmudi Dicekal

0
231
Kombes Pol Didik Sugiarto

Margonda | jurnaldepok.id
Aparat Kepolisian Polresta Depok melakukan pencekalan kepada mantan Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail dan mantan Sekda Kota Depok, Harry Prihanto karena keduanya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembebasan Jalan Nangka di Kecamatan Tapos.

Kapolresta Depok Komisaris Besar Polisi, Didik Sugiarto mengatakan, penyidik akan mengirimkan surat pencekalan ke Kantor Imigrasi II Kota Depok.

“Sedang dibuat oleh anggota surat pencekalan dan segera kirim ke Kantor Imigrasi II Kota Depok,” ujarnya, Senin (3/9).



Ia menambahkan, pencekalan itu dilakukan sebagai langkah agar kedua tersangka tidak melarikan diri dan sebagai kepentingan untuk penyidikan lebih lanjut.

Terkait perkembangan kasus ini, kata dia, penyidik telah melayangkan surat panggilan terhadap NMI dan HP untuk pemeriksaan kepada keduanya.

“Ada yang dijadwalkan hari Rabu ada yang Kamis juga, nanti kami tentunya menunggu apakah panggilan sudah dilayangkan apakah memenuhi atau tidak,” paparnya.

Dia mengatakan, saat ini keberadaan dua tersangka NMI dan HP masih berada dirumahnya.

“NMI kemarin waktu dikirimkan panggilan, informasi yang diperoleh keduanya ada di kediaman masing-masing,”katanya.

Yang jelas, sambungnya, penyidik melakukan langkah-langkah proses yang dilakukan.

“Saat ini kami tunggu dijadwalkan kepada yang bersangkutan memenuhi atau tidak. Surat ini merupakan panggilan pertama, sesuai mekanisme nanti kalau tidak datang diberikan panggilan kedua, semuanya dilakukan sesuai mekanisme prosedural. Kalau panggilan pertama tidak hadir ada panggilan kedua,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, inti dari pemeriksaan nanti materinya akan dilakukan kepada tersangka, penyidik fokus melakukan pembuktian kepada dua orang yang menjadi tersangka.

“Penyidik fokus lakukan pembuktian pada orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka,”pungkasnya. n CR1-JD


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here