PKS Yakin Tak Ditinggal Gerindra

Muttaqin

Margonda | jurnaldepok.id
Biro Pemenangan Pemilu Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Depok, Muttaqin merasa yakin partainya tidak akan ditinggal oleh Partai Gerindra dalam koalisi calon presiden-calon wakil presiden pada pilpres 2019 mendatang.

“Selama ini kami melihat PKS-Gerindra masih konsisten, meskipun riak-riak di atas selalu kelihatan,” ujar Muttaqin kepada Jurnal Depok, Minggu (29/7).

Ia menambahkan, hingga saat ini komunikasi PKS-Gerindra masih berjalan lancar dan tidak ada sesuatu yang mengganjal.

Ketika ditanya apakah PKS masih optimistis kader terbaiknya akan diambil oleh koalisi sebagai calon wakil presiden, ini jawaban Muttaqin.

“Kami masih yakin Prabowo mengambil kader PKS sebagai cawapres,” paparnya.

Sebelumnya, Ketua Divisi Keamanan Internal Partai DPP Partai Demokrat, Rudi Kadarisman mengatakan bahwa Partai Demokrat terus menjalin komunikasi dengan partai politik lain, bahkan dengan PKS sekali pun.

“PKS sebelumnya berkoalisi dengan Gerindra dan intens, artinya yang bertemu dengan kami adalah Gerindra, maka ada menyatukan presepsi kami kepada koalisi Gerindra dan Partai Demokrat. Konsepnya bukan semata bagi-bagi kursi namun lebih kepada sebuah kepentingan bangsa,” ujar Rudi kepada Jurnal Depok, Kamis (26/7).

Ia mengatakan, bahwa koalisi yang dibangun merupakan koalisi kemapanan. Di mana, ada konteks pembaharuan dan perbaikan untuk bangsa ini.

Dikatakannya, bahwa komunikasi Partai Demokrat dan PKS sudah terjalin baik dan dalam waktu dekat ini akan melakukan komunikasi pula antara Demokrat dengan PKS.

Dirinya meyakini, koalisi Demokrat, Gerindra, PAN dan PKS akan terbentuk. Namun, kata dia, bahwa ini merupakan politik yang bisa berubah kapan saja. Ia juga menegaskan, bahwa Partai Demokrat dalam pertemuan kemarin dengan Gerindra sama sekali tidak membahas dan menentukan capres maupun cawapres.

Dirinya memiliki keyakinan PKS juga akan merapat ke Partai Demokrat, terlebih partai tersebut memiliki tekad untuk mengganti presiden.

“Kalau ingin ganti presiden tapi koalisinya ke sana, ya kami bingung dan enggak ngerti juga. Partai yang saat ini bergabung dengan kami merupakan partai yang lahir pasca reformasi, kalau yang ada di sana itu partai lama, kami yakin bisa mengulang kemenangan di 2004. Partai yang bergabung di kami semuanya memiliki tiket, dan kami pun yakin partai yang tidak memiliki tiket untuk mengusung capres dan cawapres akan bergabung ke kami,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here