Partai Berkarya Tampung Penganguran

Ketua dan pengurus DPD Partai Berkarya Kota Depok foto bersama usai menggelar pertemuan

Margonda | jurnaldepok.id
Ketua DPD Partai Berkarya Kota Depok, H Acep Saepudin mengatakan, Partai Berkarya Depok dan Tangsel tetap bersinergi.

“Memang asal mulanya Provinsi Jabar. Jadi ketika menjadi Provinsi Banten, namun kami tetap kerja sama herus tetap terbangun,” ujarnya, kemarin.

Pernyataan tersebut dikatakan Acep di sela-sela ngopi bareng di kawasan Margonda dengan Ketua DPD Partai Berkarya Kota Tangsel, Subari Martadinata.

Menurutnya, tujuannya mengumpulkan pengangguran dengan terbuka.

“Kami memberanikan diri tidak mau dengar dari dinas tertentu, maka kami ingin tahu jelas yang pasti dengan membukanya pengumuman ini. Maka kami ingin mencatat warga Depok yang pengangguran berapa jumlahnya,” paparnya.

Dengan ditampungnya pengangguran mulai dari jenjang SMA sampai perguruan tinggi, Acep telah memiliki rencana untuk menyalurkan mereka ke dunia usaha.

“Kami bersama dengan jajaran DPD Partai Berkarya Kota Depok, setelah terjaring kami akan siap menyalurkan kemana dia harus memasuki pendidikan Balai Latihan Kerja atau lembaga kursus, kami data berapa banyak yang lulusan SMA dan SMK,” paparnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, dengan dilakukan pendataan pihaknya akan tahu pengangguran yang ada di Depok berapa banyak. Ketika jumlahnya sudah tercatat, nantinya, bagi wakil rakyat yang terpilih dari Partai Berkarya juga harus bisa menerima aspirasi mereka langsung, bahkan menyampaikan kepada dinas terkait.

“Kami sebagai pelayan masyarakat harus menerima laporan, lalu kami sampaikan kepada pimpinan dan goal kan ini nantinya apa yang harus dan wajib diterapkan kepada para caleg semuanya,” terangnya.

Acep menegaskan, bahwa target Partai Berkarya di Kota Depok 18 kursi. Target tersebut kata dia bukanlah main-main.

“Kami bukan bercanda dan bukan omong doang,” tegasnya.

Pihaknya juga berharap agar pemerintah daerah dapat bekerjasama dengan stakeholder seperti hal nya Kadin untuk mengatasi pengangguran.

Dikatakannya, Partai Berkarya dengan perekonomian kerakyatan nya mempu mencarikan solusi membina para pedagang kaki lima dan pengusaha kecil.

“Artinya, pengangguran pun akan dengan sendiri berkurang kalau dia mau usaha, misalnya pengangguran ini butuh mesin cuci motor, saya siapkan tempat cuci motor dan peralatannya itu, kan salah satu mengantisipasi pengangguran mengurangi pengangguran, yang penting pada dasarnya pengangguran ini mau bekerja keras sesuai dengan keahliannya,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here