Terminal Depok Dipindah

Beginilah kondisi Terminal Depok saat ini, terminal akan dipindah ke depan stasiun Depok Baru dalam hingga proyek Metro Starter Depok selesai dibangun

Margonda | jurnaldepok.id
Untuk mempelancar proyek pembangunan terminal, mulai hari ini, Senin (30/7) Terminal Terpadu Depok dipindah ke depan Stasiun Depok Baru.

“Pengalihan Terminal Terpadu Depok ke terminal sementara di depan Stasiun Depok Baru. Waktu pemindahan ini akan berlangsung mulai 30 Juli sampai 3 Agustus. Terminal dipindah ke Stadebar hingga proyek pembangunan terminal selesai,” ujar Dadang Wihana, Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Minggu (29/7).

Ia menambahkan, seluruh armada angkutan dipindah ke terminal sementara, begitu juga dengan kantor UPT Terminal Terpadu.

“Hal ini dilakukan sehubungan akan dimulainya pembangunan Metro Starter Depok melalui BGS yang didalamnya ada terminal Depok yang lebih modern,” paparnya.

Dari data yang diperoleh Jurnal Depok, ada 17 trayek angkutan dalam kota yang masuk ke Terminal Terpadu Kota Depok seperti Depok Dalam, Depok II Tengah, Kampung Rambutan, Depok-Parung, Depok-Lebak Bulus dan lainnya.

Sementara Bus AKDP yang masuk terminal Depok setiap harinya mencapai 9 trayek dan Bus AKP tujuh trayek.

“Namun kondisi saat ini banyak juga yang sudah tidak beroperasi, terutama angkot,” jelasnya.

Dari itu Dadang berharap, warga khususnya pengguna angkutan umum dapat mengetahui tentang pemindahan terminal tersebut.

“Kami juga mengimbau kepada seluruh awak angkutan dapat mengikuti arahan yang sudah ditentukan,” terangnya.

Sebelumnya juru bicara PT Andika Investa selaku pemegang proyek terminal terpadu, Muttaqin mengatakan, terminal itu nantinya akan terintegrasi dengan Stasiun Depok Baru, pusat perbelanjaan dan apartemen. Ditegaskan bahwa sejak awal semua izin pembangunan adalah atas nama Pemkot Depok dan akan menjadi milik pemkot. Pt Andika Investa, kata dia, hanya bertugas membangun terminal plus area komersial dan apartemen diatasnya.

“Karena dana bersumber dari pihak swasta maka akan diberi hak pengelolaan selama 30 tahun sejak kontrak ditandatangani,” katanya.

Ia menambahkan, terminal tersebut nantinya akan menjadi kebanggaan Depok Karena merupakan terminal terpadu yang rapih dan tertata. Tujuannya untuk meningkatkan pelayana publik dan angkot yang dikelola secara modern. Sehingga mendukung visi pemerintah yang unggul dan nyaman.

“Nanti juga bisa membantu mengurai kemacetan, peningkatan PAD Depok, retribusi angkot, pajak dan lainnya. Yang terpenting bisa membuka puluhan ribu tenaga kerja lokal,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here