Retribusi Sampah Mencekik Warga Perumahan Aruba Residence

ilustrasi

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Puluhan penghuni Perumahan Aruba Residence, Jalan Raya Pemuda, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, mengeluhkan pihak developer yang melarang petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Depok masuk ke kompleks.

Wakil Ketua RT 05/08, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Randi mengatakan akibat tidak diangkutnya dari bak sampah membuat sampah berserakan di jalan dan pekarangan rumah, terlebih pihak developer sama sekali tidak mengangkut atau membawa sampah buangan jika tidak membayar iuran Rp 700 ribu per bulan per rumah.

“Kami berharap Pemkot Depok dapat menggangkut sampah buangan lingkungan kami, terlebih adanya keberatan larangan dari pihak developer perumahan yang tidak memperbolehkan petugas kebersihan dari Pemkot Depok mengambil sampah ke dalam perumahan yang ada di bak sampah setiap rumah warga,” ujarnya kemarin.

Dia mengatakan sebetulnya warga sudah memiliki inisiatif agar petugas kebersihan dari DLHK Kota Depok yang biasa berkeliling mengangkut sampah masuk ke perumahan mengangkut sampah. Tapi hal itu dilarang developer, sehingga sampah yang diangkut petugas kebersihan hanya rumah yang dekat dengan jalan utama saja.

Menurut dia, awalnya perseteruan warga dengan pihak developer akibat adanya kenaikkan iuran kebersihan atau sampah dari sebelumnya hanya Rp 200 ribu/bulan, namun pada Juli 2018 tanpa ada musyawarah dan pemberitahuan ke warga naik menjadi Rp 700 ribu/bulan.

“Pihak developer membuang sampah warga kami di depan rumah Ketua RT dengan sengaja, itu terlihat dari rekaman CCTV yang terpasang di sejumlah rumah warga yang ada di samping kanan dan kiri rumah Pak RT,” tuturnya.

Sebetulnya, sambungnya, sesuai perjanjian saat membeli rumah semua penangganan sarana maupun prasaran yang bekaitan dengan lingkungan perumahan menjadi tanggungjawab developer, termasuk penangganan kebersihan walaupun harus membayar iuran setiap bulannya.

Dengan masalah itu, warga sepakat datang ke kantor Balaikota Depok, Jumat (27/7) untuk menanyakan permasalahan punggutan sampah atau iuran ke pihak terkait.

Kedatangan puluhan warga langsung diterima Inspektorat wilayah II Kota Depok, Adhya P yang meminta pihak warga untuk bersabar dan permasalahan kebersihan atau pengangkutan sampah nanti akan dikoordinasikan dengan pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Depok.

“Secepatnya masalah ini akan diselesaikan termasuk memanggil pihak developer Aruba Residence dan DLHK Kota Depok kaitan penangganan sampah warga tersebut,” pungkasnya. n Ktr

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here