Walikota Kecam Aksi Pelecehan Seksual

Mohammad Idris

Margonda | jurnaldepok.id
Walikota Depok, Mohammad Idris secara tegas mengecam kejahatan pelecehan seksual dengan cara meremas payudara korabannya. Bahkan, Idris meminta aparat terkait menghukum pelaku semaksimal mungkin.

“Siapapun orang yang normal dan waras akan mengecam tindakkan tersebut, bahkan bisa melaknat perbuatan itu. Dari itu hukumannya harus tegas dan maksimal agar memberikan efek jera kepada para pelaku kejahatan,” ujar Idris kepada Jurnal Depok, Kamis (19/7).

Ia menambahkan, bahwa pihaknya juga telah sering melakukan tindakkan antisipatif dengan aparat kepolisian. Namun pihaknya terbatas dengan anggaran yang harus ditingkatkan, sehingga tidak sebanding dengan lokasi dan jumlah penduduk.

Pihaknya meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Dari kasus tersebut, pemerintah akan melakukan evaluasi terhadap kegiatan-kegiatan antisipatif.

“Dari sisi program kami lakukan penyuluhan-penyuluhan, bahwa keluarga menjadi sumber pendidikan karakter, itu harus dikontrol baik anak kita maupun kaum perempuan,” paparnya.

Selanjutnya, dari sisi fasilitas infrastruktur pihaknya juga akan memasang dan menambah CCTV di kawasan rawan kejahatan.

Dikatakannya, pemasangan CCTV sangat terkait dengan instalasi lain yang kini belum dimiliki pemerintah kota, di antaranya jaringan kabel bawah tanah (FO).

“Kalau CCTV yang mengandalkan sinyal sering kali banyak gangguan. Tahun ini akan dipasang 10 titik CCTV dan tahun depan akan ditambah lagi. Kami akan pasang di titik-titik yang rawan,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here