Pemkot Depok Gelar Pekan Koperasi

Walikota Depok, Mohmmad Idris foto bersama dengan pengurus Dekopinda dan dinas terkait usai meresmikan koperasi d'Co Mart

margonda | jurnaldepok.id

Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) menggelar pekan koperasi selama tiga hari dalam rangka memeriahkan HUT Koperasi ke 71. Kegiatan tersebut dipusatkan di halaman Balikota Depok.

Walikota Depok, Mohammad Idris yang membuka langsung acara tersebut mengatakan pihaknya ingin merealisasi yang selalu digelorakan tentang reformasi koperasi. Reformasi secara total ialah rehabilitasi diantaranya pendataan. Pihaknya telah mendata puluhan koperasi yang tidak layak lagi dikatakan sebagai koperasi bahkan telah dihapus

Selain itu, sambungnya, perlu dilakukan reorientasi paradigma dengan koperasi baik itu SDM nya maupun tujuan perencanaannya. Orientasinya bagaimana meningkatkan kualitas, bukan malah tidak menjalankan program RAT dan melakukan perbaikan manajemen koperasi.

Tak hanya itu, koperasi juga harus dikembangkan dari sisi sosialisasi ke masyarakat bahwa pentingnya koperasi. Pihaknya menginginkan koperasi memiliki usaha-usaha yang tidak sepadan persaingannya dengan usaha-usaha yang lain. Dari itu, pemerintah kota juga akan membatasi pengusaha konglemerasi dan memicu koperasi membuat mini market tersendiri.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok, M Fitriawan mengatatakan, koperasi yang ada di Depok saat ini relatif telah aktif secara keseluruhan. Pasalnya di akhir tahun 2016 lalu telah dilakukan pembubaran 283 koperasi yang ada di Depok oleh Kementerian Koperasi dan UKM atau sekitar 60 ribu koperasi se Indonesia.

Saat ini koperasi yang aktif dan eksis di Kota Depok sebanyak 396 dengan jumlah anggota lebih dari 60 ribu. Sementara yang telah menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) lebih dari 100 koperasi. Pihaknya akan mengingatkan kembali bagi koperasi yang belum melakukan RAT agar segera RAT sampai akhir tahun ini.

Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya juga melakukan pendampingan terhadap koperasi yang ada di Depok seperti pelatihan bagi pengurus dan pengawas termasuk pelatihan bagi anggota koperasi yang terpilih.

Tak hanya itu, pihaknya juga melakukan diklat-diklat dan pembinaan koperasi agar lebih baik lagi, dan itu dilakukan baik secara kelembagaan dan manajemennya.

Ketua Dekopinda Kota Depok, HM Teguh Prajitno mengatakan momen HUT Koperasi ke 71 ditandai dengan dilaunching d’Co Mart, agar fungsi koperasi yakni pemerataan pendapatan. Di mana, 40 persen dari keuntungan dikembalikan lagi ke anggota.

Dijelaskannya, bahwa suku bunga koperasi telah ditetapkan di dalam peraturan daerah (Perda) yakni maksimal tiga persen per bulan. Pihaknya menegaskan, koperasi tidak boleh menerapkan suku bunga lebih dari tiga persen.

Adapun rangkaian HUT Koperasi ke 71 tingkat Kota Depok yakni pemberian koperasi award, launching d’Co Mart, donor darah, sarasehan, lomba paduan suara mars koperasi, senam bersama ibu walikota, lomba senam maumere, sunatan masal dan ditutup dengan jalan santai pada, Sabtu (21/7). n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here