Pemenangnya Asyik

Suasana rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara Pilgub Jabar oleh KPU Kota Depok di Gedung Sasono Mulyo, Cilodong

Cilodong | jurnaldepok.id
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kota.

Dalam rekapitulasi itu terkuak pasangan nomor urut tiga Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) menang dan unggul di Kota Depok.

Di mana pasangan Asyik memperoleh 358.129 suara (44,22%), disusul pasangan Rindu 246.992 (30,50%), Hasanah 69.751 (8,61) dan pasangan 2DM 135.068 (16,68%).

Adapun jumlah seluruh suara sah mencapai 809.940, jumlah suara tidak sah 12.159. Dengan begitu jumlah suara sah dan tidak sah mencapai 822.009

Ketua KPU Kota Depok, Titik Nurhayati mengungkapkan bahwa rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kota digelar sesuai dengan tahapan yang ditentukan.

“Kami lakukan sesuai jadwal, terlebih teman-teman PPK juga telah menyelesaikan penghitungan,” ujarnya kepada Jurnal Depok, Rabu (4/7).

Rekapitulasi hasil penghitungan suara, kata dia, tak lain untuk mengetahui perolehan suara dari masing-masing pasangan calon berdasarkan DA1, DAA dan akan ditetapkan dalam DB1-KWK.

Dalam kesempatan itu, Titik juga membacakan tata tertib pelaksanaan rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kota.

“Kami berikan kesempatan bagi pasangan calon untuk memberikan masukan dan keberatan. Kalau masukan bisa terkait perolehan, kalau tanggapan ada proses lain yang mungkin ada catatan perbaikan ke kami,” katanya.

Namun begitu yang bersifat data, kata dia, sepanjang datanya bisa diverifikasi maka akan dicocokkan dan dibuka datanya. Namun, kalau masih berdasarkan issue tidak bisa dilakukan verifikasi.

“Data dari kecamatan tidak berubah, namun jika ada pembetulan atau koreksi yang disebabkan salah menjumlah atau menuliskan,” ungkapnya.

Sementara itu para saksi secara teliti memplototi penghitungan suara yang dibacakan oleh masing-masing PPK dari 11 kecamatan yang ada di Depok.

“Data yang kami miliki berdasarkan C1 yang kami dapatkan se Depok, jadi dengan data itu kami yakin rekapitulasi oleh KPU tingkat kota tidak akan lari dari hasil di PPK,” terang Hidayat, Koordinator Saksi Tingkat Kota untuk Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat, Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik).

Ia menambahkan, perolehan suara pasangan Asyik di Kota Depok cukup besar jika dibandingkan dengan tiga kandidat lainnya.

“Prosentasinya nanti dapat dilihat di perhitungan akhir, kalau hitungan di internal kurang lebih mencapai 50 persen, memang unggul sekali di Depok ini, cukup besar selisihnya dari kandidat lain,” paparnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa hitungan KPU tidak akan jauh beda dengan PPK karena pihaknya memiliki form C1.

“Form C1 ini menjadi parameter utama yang telah di BAP di tingkat TPS dan dihitung di tingkat kecamatan, ternyata banyak kesesuaian dengan perhitungan kami,” jelasnya.

Rihadi BS, saksi dari pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) mengatakan pihaknya berpatokan pada form C1 yang telah direkap di TPS dan PPK.

“Artinya kami memiliki data dari mereka. Rindu di Depok berada di urutan kedua,” tandasnya.

Ia menjelaskan, bahwa hasil penghitungan di tingkat PPK telah menjadi catatan bagi timnya.

“Kami melihat telah sesuai hasil rekap di tingkat kecamatan,” ungkapnya.

Rekapitulasi yang digelar di Gedung Sasono Mulyo, Cilodong mendapat pengawalan 300 personel anggota kepolisian dari Polresta Depok. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here