Besok KPU Depok Tetapkan Pemenang Pilgub Jabar

Nana Shobarna

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, Rabu (4/7) akan menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kota.

“Rapat pleno tersebut akan kami selenggarakan pada Rabu (4/7) mulai dari jam 10 pagi sampai selesai di Gedung Sasono Mulyo,” ujar Nana Shobarna, Komisoner KPU Divisi Umum, Keuangan dan Logistik KPU Kota Depok, Senin (3/7).

Ia menambahkan, teknis rekapitulasi penghitungan suara akan dilakukan per kecamatan dari 11 kecamatan yang ada di Depok.

“Nanti semua PPK kecamatan akan membacakan satu persatu perolehan suara dari masing-masing calon. Mudah-mudahan acara tersebut dapat berjalan lancar,” paparnya.

Sebelumnya Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, Titik Nurhayati mengatakan jika partisipasi pemilih pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat di Kota Depok pada tahun ini mengalami peningkatan.

“Partisipasi masyarakat Depok dalam memilih naik kira-kira 14.6 persen dari Pilkada 2015, dan naik 19.7 persen jika dibandingkan partisipasi Pilgub Jabar 2013. Pilgub Jabar tahun ini persentase sementara lebih dari 70 persen, angka itu masih kemungkinan terus naik,” ujar Titik, Kamis (28/6).

Ia menambahkan, partisipasi yang baik dimulai dari kualitas data pemilih. Dengan KTP elektronik dan sinkronisasi pada Pemilu atau Pilkasa Terakhir, telah membantu menyaring dan mengawinkan data yang mendekati aktualnya.

“Terimakasih kepada semua pihak, terutama warga Depok yang telah meningkatkan gerakan sadar pemilihan, untuk menggunakan hak konstitusionalnya memilih pemimpin Jabar pada 27 Juni 2018,” paparnya.

Sementara itu Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat mengapresiasi dengan perolehan angka partisipasi pemilih yang dinilainya mampu mencapai lebih dari 70 persen. Angka ini tentunya naik dari pilkada sebelumnya yang hanya berkisar di angka 62 persen.

Ketua Bawaslu Jawa Barat, Wasikin mengatakan keberhasilan ini merupakan salah satu kerja keras yang dilakukam semua pihak dalam menyukseskan Pilkada di Jawa Barat.

“Saya mengapresiasi pemilih yang tersebar di Jawa Barat, karena adanya peningkatan jumlah partisipasi pemilih. Dari pilkada sebelumnya 63 persen Alhamdulillah sekarang sampai 70 persen,” ucapnya.

Ia menambahkan keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan sosialisasi yang secara khusus dilakukan oleh KPU Jawa Barat, Bawaslu, Kesbangpol hingga ke pihak universitas.

“Semua usaha yang dilakukan secara maksimal berdampak pada keberhasilan pelaksanaan pilkada yang jumlah partisipasi jauh meningkat dari sebelumnya,” katanya.

Dirinya menilai angka partisipasi Pilkada di Jawa Barat akan mampu terus naik hingga seluruh data pemilih masuk ke KPU Jawa Barat.

“Bisa di angka 71 persen jelas dia,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here