JJ Rizal Soal Pembangunan UIII

0
357
JJ Rizal

Cimanggis | jurnaldepok.id
Peletakan batu pertama pembangunan kampus Universitas Islam Indonesia Internasional (UIII) oleh Presiden RI Joko Widodo rupanya menyisakan satu masalah. Kekecewaan datang dari
Komunitas Sejarah Depok (KSD) yang menilai peletakan batu pertama pembangunan UIII tidak memperhatikan dengan serius nasib situs sejarah Rumah Cimanggis.

Hal tersebut disampaikan Sejarahwan JJ Rizal. Menurutnya sebelum peletakan batu pertama seharusnya sudah terang nasib situs sejarah itu sebagaimana diharapkan dan diperjuangkan oleh KSD selama ini.

Dirinya berharap agar Rumah Cimanggis diresmikan sebagai Cagar Budaya. Kemudian Rumah Cimanggis fungsinya disepakati bersama oleh UIII, Pemkot Depok dan KSD sebagai museum sekaligus ruang terbuka hijau dan biru.



“Diharapkan pula ada organisasi pengurusan Rumah Cimanggis yang terdiri dari unsur UIII, Pemkot Depok dan KSD yang mengelola keberadaan Rumah Cimanggis agar menjadi museum pertama di kota Depok sekaligus ruang publik yang dengan mudah dapat diakses oleh masyarakat,” paparnya.

Ia menyayangkan semua tuntutan yang sudah sejak lama diperjuangkan oleh KSD itu tidak ditanggapi. Bahkan tuntutan pertama agar ditetapkan sebagai cagar budaya belum terwujud. Padahal sudah ada rekomendasi Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) sejak hampir tiga bulan lalu.

Pihaknya berharap kepada Presiden Jokowi memenuhi amanat Nawacita sehingga Rumah Cimanggis resmi menjadi cagar budaya. “Kami juga berharap pihak UIII bersama masyarakat Depok dan pemerintah mencari jalan untuk membuat Rumah Cimanggis museum pertama di kota Depok yang sekaligus berfungsi sebagai ruang terbuka hijau yang mudah diakses publik,” tandasnya.nNur Komalasari

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here