Dishub Koordinasi Ke Daerah Penyangga

0
182
Kadishub Kota Depok, H Dadang Wihana (kanan) didampingi staf saat berdialog dengan salah seorang sopir angkutan umum

Margonda | jurnaldepok.id
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, H Dadang Wihana akan menjalin komunikasi dan koordinasi dengan Dishub DKI Jakarta, Bekasi, Bogor dan Jawa Barat. Hal itu dilakukan untuk membahas moda transportasi umum di wilayah.

“Ada beberapa hal yang perlu dikomunikasikan dengan teman-teman di DKI Jakarta, terkait dengan angkutan massal,” ujar Dadang kepada Jurnal Depok, Kamis (22/3).

Sementara, sambungnya, komunikasi dan koordinasi dengan Dishub provinsi tak lain untuk membahas beberapa kebijakan dan program agar ke depan bisa melirik Depok.



“Karena Depok juga memiliki kebutuhan untuk pengadaan peralatan pengujian kendaraan bermotor (PKB). Kemarin setelah kami cek, alat-alat uji yang ada sudah harus diupgrade karena untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan akurasinya,” paparnya.

Beberapa hasil observasi lapangan, lanjutnya, akan disusun rencana taktis terutama beberapa hal yang menjadi prioritas. Untuk memperkut di internal, pihaknya rutin berkoordinasi hingga menggelar apel bersama.

“Ini kami lakukan agar mereka memiliki semangat dan motivasi, mereka kami tempatkan di titik-titik macet. Kami juga akan susun sedemikian rupa dengan peta dislokasi, siapa di situ, tanggungjawab nya apa dan ada tim juga di sana,” terangnya.

Dalam dua minggu ini, Dadang juga menginventarisir beberapa permasalahan hingga mencari solusi dari permasalahan tersebut. Hal itu dilakukannya pasca sertijab dari Kadishub sebelumnya yakni Gandara Budiana kepada diri nya.

“Senin kemarin kami melakukan koordinasi internal, Selasa kami lakukan apel perdana dilanjutkan dengan laporan struktural termasuk UPT. Rabu kami melakukan kunjungan ke ruangan masing-masing bidang, terminal, PKB, PJU dan beberapa OPD terkait dengan Dishub seperti PUPR dan DLHK kami sambangi. Ke depan kami lanjutkan juga dengan pihak Polres,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa pihaknya juga konsisten untuk menempatkan anggotanya terutama di setiap persimpangan jalan dan titik rawan kemacetan.

“Terutama stiap Sabtu-Minggu di mana kondisi jalan padat dengan kendaraan bermotor. Termasuk pola komunikasi dengan Polres di lapangan dalam penempatan tim,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here