Asyik Nonton TV, Rumah Pari Gosong

0
86
Petugas pemadam kebakaran Kota Depok saat memadamkan api yang menghanguskan rumah warga di wilayah Pancoran Mas

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Gegara ditinggal menonton TV, sebuah rumah yang berlokasi di Jalan Camar Raya Kelurahan Depok Jaya Kecamatan Pancoran Mas hangus terbakar . Sesaat sebelum rumah korban Supari hangus, dirinya menyalakan kompor ketika memasak air. Namun lantaran dirinya tertidur, kompor yang masih menyala menyambar seisi rumah rumah.

Peristiwa tersebut awalnya diketahui oleh tetangga korban bernama Tuti. Saksi melihat ada kepulan asap besar yang berasal dari rumah Supari.

“Kejadiannya sekitar pukul 15.00 WIB. Saya lihat asap besar hitam dari rumah ibu Supari. Saya langsung teriak-teriak manggil yang punya rumah,” ujarnya Kamis (22/3).



Dalam keadaan panik, dirinya juga memanggil para tetangga untuk memadamkan api. Ia mengaku takut jika api menyambar ke rumah yang lain.

“Saya teriak panggil tetangga, terus menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Depok jaya, selanjutnya lapor ke piket Polsek Pancoran Mas,” tambahnya.

Diketahui jika korban pada pukul 14.30 WIB memasak air. Kemudian ditinggal karena korban menonton televisi sambil tiduran. Tiga puluh menit kemudian, saksi berteriak memanggil korban karena melihat ada kepulan asap.

Untuk memadamkan api setidaknya delapan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan. Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, namun rumah seluas 90 meter persegi hangus terbakar.

Tuti mengaku sangat panik saat melihat kejadian tersebut. Dia berusaha berteriak sekuat mungkin agar para tetangga mengetahui dan memadamkan api.

“Takut tersambar ke rumah lain karena ini kan pemukiman. Makanya saya teriak sekencang-kencangnya. Sebelum mobil pemadam kebakaran datang, warga sudah berusaha memadamkan api,” tuturnya.

Ia berharap musibah tersebut tidak terjadi lagi di lingkungan nya. Menurutnya hal yang perlu diwaspadai adalah jangan sampai teledor.

“Kalau sudah nyalaian kompor ya sebaiknya jangan ditinggal. Musibah memang nggak ada yang tahu, tapi kita bisa mencegah hal itu supaya nggak kejadian,” tutupnya.nNur Komalasari

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here