12 Saksi FT Digarap PN Depok

0
70
Beberapa orang saksi tengah dimintai keterangan dalam sidang lanjutan kasus First Travel di PN Depok

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Sebanyak 12 saksi kembali dihadirkan dalam persidangan kasus First Travel (FT) di Pengadilan Negeri Kota Depok, Senin (19/3). Kali ini, para saksi merupakan mantan karyawan First Travel.
Salah satu saksi, Atika Adinda Putri bahkan mengaku bos travel Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan membiayai hidup nya yang mewah dari uang jemaah.

Dalam keterangan nya di hadapan majelis hakim, Atika mengatakan sempat membiayai penginapan Andika dan keluarga di Inggris. Mantan staf keuangan First Travel menuturkan jika pembayaran penginapan menggunakan uang calon jemaah First Travel.

“Yang saya ingat, saya bayarin hotel untuk Pak Andika dan keluarga di Inggris,” ungkapnya.



Mendengar penuturan Atika, jemaah yang hadir di persidangan pun tampak geram dan terlihat emosi. Mereka juga mengeluarkan umpatan dan cacian kepada para tersangka.

“Huuuu makan duit jamaah,” ujar salah satu pengunjung.

Tak hanya itu, Atika juga mengungkapkan tentang pembayaran perjalanan artis yang ikut umroh dan mempromosikan First Travel

” Waktu di umrah yang ada Syahrini, pembayarannya global disatukan jemaah,” katanya.

Para tersangka kasus First Travel didakwa menggunakan uang calon jemaah umrah untuk membeli aset, termasuk wisata keliling Eropa yang mencapai Rp 8,6 miliar.

Nama artis Syahrini masuk dalam surat dakwaan bos First Travel, Andika Surachman, Anniesa Hasibuan, dan Kiki Hasibuan. Jaksa menyebut bos First Travel menggandeng Syahrini untuk mempromosikan paket umrah dengan menjalankan ibadah umrah fasilitas VIP plus.

Sementara itu, pemanggilan artis Syahrini direncanakan pada Rabu (20/3). Koordinator jaksa penuntut umum (JPU) Heri Jerman mengatakan pemanggilan sudah dilayangkan ke pihak Syahrini.

Ia menegaskan jika sudah tiga kali tidak memenuhi panggilan maka Syahrini dianggap telah melanggar hukum. Kalau sampai tiga kali mangkir, bisa dikenakan sanksi.

Terkait pemanggilan Syahrini, Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kota Depok Sobandi mengatakan jika Syahrini memenuhi pemanggilan diharapkan keamanan di Pengadilan Negeri Depok lebih ditingkatkan.

“Karena kita harus mengatur sistem keamanannya,” tutup Sobandi.nNur Komalasari

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here