Pemkot Tunggu Intruksi BPTJ

0
69
Mohammad Idris

Margonda | jurnaldepok.id
Pemerintah Kota Depok menunggu instruksi dari Badan Pengelolaan Transportasi Jabodetabek (BPTJ) soal rencana Kementrian Perhubungan (Kemenhub) memperluas area penerapan sistem aturan ganjil-genap setelah diberlakukan di pintu Tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur.

Rencananya, perluasan penerapan ganjil-genap akan diterapkan di pintu masuk jalan tol Bogor, Depok, dan Tangerang. Namun hingga saat ini Pemkot Depok masih menunggu kebijakan tersebut.

Walikota Depok Mohammad Idris mengatakan pihaknya belum menerima kebijakan ganjil- genap diterapkan di pintu tol Depok yakni Cijago secara tertulis dari pihak pemerintah pusat. Pihaknya juga akan melakukan kordinasi lintas sektoral nantinya.



“Kami masih menunggu dari pusat yaitu BPTJ,” katanya.

Meski pun sudah menerima kebijakan program ganjil -genap pihak pemkot akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian, termasuk Dinas Perhubungan (Dishub). Pasalnya kedua pihak ini saling berkaitan dalam hal mengatur kebijakan ganjil -genap nanti.

“Kebijakan ganjil-genap di tol kan masih dalam kajian untuk diterapkan di pintu tol Depok,” ucapnya.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Edi Suparman, menambahkan sampai saat ini terkait ganjil- genap belum ada pembahasan. Menurutnya hal itu kebijakan regional, bukan lokal.

“Sehingga masih menunggu informasi atau undangan dari BPTJ yang berwenang,” terangnya.

Jika sudah mendapat informasi Pemkot akan melakukan persiapan apa saja yang dibutuhkan untuk menunjang program ganjil-genap. Salah satunya lahan pakir.

“Bisa saja tapi untuk saat ini belum ada langkah persiapan apa-apa. Begitu juga info dari Polres Depok,” tandasnya.nNur Komalasari

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here