Sopir Antar Jemput Cabuli Bocah SD

0
1259
Pelaku pencabulan Rachmat alias Abah berhasil diamankan pihak kepolisian

Margonda | jurnaldepok.id
Sungguh ironis, seorang kakek yang memiliki tiga cucu tega melakukan tindakan pencabulan terhadap anak dibawah umur. Korbannya adalah siswi sekolah dasar di Depok. Guna melancarkan aksinya, pelaku terlebih dahulu mengimingi permen pada korban hingga mau dirayu untuk dijamah tubuh dan alat vitalnya.

Pelaku bernama Rachmat alias Abah merupakan sopir yang bertugas antar jemput anak sekolah. Tindakan biadab itu sudah dilakukannya selama enam kali dalam mobil.

“Korbannya sampai saat ini dua orang masing-masing usia lima dan tujuh tahun,” ujar Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Putu Kholis Aryana.



Ia menjelaskan kasus tersebut terungkap dari kecurigaan orang tua korban. Korban adalah SA (5) dan AA (7). Dari gerak gerik korban dilihat berbeda sehingga orang tua menanyakan pada anaknya. Dari situlah anak cerita apa yang telah dialaminya.

“Korban menceritakan kejadian itu pada orangtuanya kemudian orangtua melapor ke polisi,” jelasnya.

Hingga saat ini pihaknya masih mendalami keterangan korban. Karena secara psikologis korban masih belum mau cerita banyakpada penyidik.

“Korban masih anak-anak, ketika menceritakan tidak akan sama ketika dengan penyidik dan orangtua. Atas dasar itu kami mohon adanya pendampingan,” ucapnya.

Pelaku pun masih diperiksa di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polresta Depok. Pelaku dijerat Pasal 83 UU No 35 tahun 2014 tentang Pencabulan Anak Dibawah Umur. “Ancaman diatas lima tahun,” katanya.

Sementara itu pelaku Rachmat mengaku sudah enam kali berbuat cabul. Dirinya mengaku khilaf. Tindakan itu dilakukan usai pulang sekolah dalam mobil. “Pas pulang sekolah saya lakukan itu. Sudah enam kali,” terangnya.

Dia mengaku tidak pernah menonton atau melihat video porno sebelumnya. Dirinya punmasih memiliki istri dan tiga anak. “Nggak pernah nonton. Istri saya masih ada juga,” katanya.

Sedangkan pelaku pencabulan lain yakni
Buyung Helmi (44) dicokok pihak kepolisian pada Sabtu (3/3) sekitar pukul 01.10 WIB.

“Pelaku Helmi ini mencabuli seorang anak di bawah umur inisial G (6). Tempat kejadian nya di Pabuaran, Bojongsari Gede. Waktu kejadian nya dua kali yakni Minggu (24/12) pukul 22.00 WIB dan Minggu (31/12) pukul 21.30 WIB,” katanya.

Putu menambahkan sebelum melakukan aksinya, pelaku memperlihatkan video porno kepada korban. “Usai mengajak nonton, pelaku mulai menjalankan aksinya dengan menggerayangi tubuh korban,” pungkasnya.nNur Komalasari

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here