Dadang, Utang atau Agung

0
307
Kiri ke kanan-Dadang Wihana, Utang Wardaya, Agung Sugih Arti

Margonda | jurnaldepok.id
Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, H Supian Suri telah mempublish tiga nama calon Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub).

Ketiga nama itu yakni Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Dadang Wihana, Camat Pancoran Mas, H Utang Wardaya dan Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), Agung Sugih Arti.

“Tiga nama itu sudah kami naikkan (ke Pak Wali,red), ada tiga nama yakni Pak Dadang Wihana, Ibu Agung Sugih Arti dan Pak Utang Wardaya,” ujar Supian kepada Jurnal Depok, Selasa (6/3).



Ia mengatakan, bahwa dari tiga nama itu tidak harus dilihat dari latar belakang atau pengalamannya dibidang transportasi. Namun, kata dia, dilihat dari segi pendidikan minimal S1 berbagai jurusan.

“Makanya kami buka untuk semua jurusan, kemudian yang bersangkutan dalam posisi jabatan eselon III minimal dua tahun, dan yang ketiga mereka saat dilantik maksimal usianya 56 tahun tidak boleh melebihi itu. Makanya usia yang 56 tahun lebih ikut daftar secara admistrasi tidak memenuhi persyaratan,” paparnya.

Dirinya tidak menapikan jika calon Kadishub nanti idealnya berlatar belakang pendidikan transportasi. Namun ia memahami, jika dibuat spesifik semacam itu akan sulit lagi untuk mencari calon Kadishub.

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa tidak ada lagi tahapan setelah ketiga nama itu diserahkan ke walikota.

“Itu hak nya Pak Wali memilih dan melantik satu dari tiga nama itu. Tidak mengerucut lagi akan tetapi nanti langsung dilantik,” terangnya.

Sementara itu Walikota Depok, Mohammad Idris mengatakan bahwa dirinya akan melihat dari berbagai macam aspek untuk akhirnya menetapkan satu nama sebagai calon Kadishub.

“Tiga nama ini kami dalami lagi terutama fisik dan kesehatannya, karena memang ini terkait dengan kerja lapangan. Nanti kami akan musyawarahkan di Baperjakat juga. Memang benar itu hak prerogative walikota, namun saya tidak ingin otoriter tetap minta masukan dari mereka,” tandasnya.

Sebelum dilantik, Idris akan memastikan dan melihat hasil rekomendasi dari panitia seleksi terlebih yang berkenaan dengan masalah kesehatan msaing-masing calon.

“Apakah si fulan yang nilainya cukup bagus akan tetapi kesehatannya ia harus konsultasi dan dalami misalnya ke bagian penyakit dalam, berarti kan ada sesuatu. Saya akan menanyakan itu apakah jantung atau yang lainnya, karena ini menyangkut Dinas Perhubungan. Jangan sampai pas tugas di jalanan ada mobil kasih klakson ia kaget dan jatuh,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here