DPRD Sikapi Berita Hoax

0
340
Yeti Wulandari

Cimanggis | jurnaldepok.id
Wakil Ketua DPRD Depok, Yeti Wulandari merasa prihatin dengan beredarnya berita hoax (berita bohong) Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Walikota Depok, Mohammad Idris.

“Tentu sangat merugikan berita tersebut, karena kalau memang tidak terjadi peristiwa itu otomatis pencemaran nama baik bagi Pak Wali,” ujar Yeti kepada Jurnal Depok, Minggu (4/3).

Pernyataan itu disampaikan Yeti di sela-sela mengikuti acara Gowes Tugu Asri (Gosturi) di halaman Kantor Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis.



Selain pencemaran nama baik, sambungnya, berita tersebut juga dipastikan akan berpengaruh secara psyikologis dan kinerja walikota dan aparatur pemerintahan lainnya. Namun begitu, Yeti juga berpesan kepada semua pihak baik eksekutif maupun legislatif agar berhati-hati lagi dalam menjalankan tugasnya.

“Semua harus memahami hal tersebut, memang KPK saat ini sedang gencar-gencarnya terkait hal ini (OTT,red), karena kasus suap di semua lini terjadi. Pasti, harus berhati-hati terlebih terkait dengan anggaran Negara,” paparnya.

Lebih lanjut politisi Partai Gerindra itu mengimbau kepada aparatur pemerintah dapat mempelajari terkait undang undang.

“Pelajari lagi apa itu yang dinamakan gratifikasi, apa itu suap dan apa itu korupsi serta lainnya. Karena biar bagaimana pun memperkaya diri sendiri itu akan terkena pidana, terlebih itu menggunakan anggaran Negara,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here