Ratusan Wartawan Digembleng Hak Konstitusi

0
114

Margonda | jurnaldepok.id
Sedikitnya 150 wartawan se Indonesia mengikuti Sosialisasi Peningkatan Pemahaman Hak Konstitusional Warga Negara bagi Wartawan Media Massa se-Indonesia.

Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka revitalisasi, reaktualisasi dan reinternalisasi implementasi nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia Tahun 1945, sekaligus untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat khususnya di kalangan profesi wartawan tentang Mahkamah Konstitusi dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia.

“Profesi wartawan memiliki peran yang strategis dalam berbagai bidang termasuk menyangkut dengan perapan konstitusi di masyarakat,” ujar Budi Achmad Djohari, Kepala Pusat Pendidikan Pancasila dan Konstitusi, Senin (26/2).



Hal itu dikatakan Budi saat memberikan sambutan dalam persiapan teknis Sosialisasi Peningkatan Pemahaman Hak Konstitusional Bagi Wartawan Media Massa Cetak, TV, Radio dan Online se-Indonesia yang diselenggarakan Mahkamah Konstitusi (MK) bekerjasama dengan Dewan Pers di Graha Konstitusi 3 Pusdik Pancasila dan Konstitusi, Cisarua, Kabupaten Bogor.

“Kami berharap tujuan dari kegiatan ini adalah wartawan paham dengan konstitusi dan paham bagaimana konstitusi berjalan,” paparnya.

Menurutnya wartawan turut bertanggungjawab dalam mengedukasi publik menyangkut dengan konstitusi agar seluruh lapisan masyarakat memahami aturan hukum (rule of law), dan aturan main bernegara yang diatur dalam konstitusi hingga terkait dengan pelanggaran hak-hak dasar warga negara yang dijamin konstitusi.

Lebih lanjut ia mengatakan, kegiatan serupa rutin dilaksanakan di kawasan pusat pendidikan yang berada di bawah unit kerja MK. Sebelumnya, Pusdik Pancasila dan Konstitusi juga melibatkan kelompok advokat, cendekiawan lintas agama hingga profesional dari berbagai bidang seperti kesehatan, arsitektur, usahawan hingga kehumasan.

“Kegiatan ini akan berlangsung selama empat hari ini, wartawan akan membedah Undang-Undang dan lainnya,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji.


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here