Diskominfo Pasang 180 Titik Wifi Gratis

0
319
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Depok, Sidik Mulyono saat menjawab beberapa pertanyaan dari peserta Forum OPD

Cimanggis | jurnaldepok.id
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok telah memasang 130 titik Wifi gratis se Kota Depok. Rencananya, di tahun ini Diskominfo akan kembali memasang 50 titik Wifi. Dengan begitu, total bakal ada 180 titik Wifi gratis se Kota Depok.

“Alhamdulillah, kami telah memasang 130 titik Wifi gratis, pemasangan kami lakukan di setiap taman-taman, kantor kelurahan maupun kecamatan. Di tahun ini kami akan tambah 50 titik lagi, itu diluar dari kesepakatan kami dengan pihak vendor yang mengajukan perizinan,” ujar Sidik Mulyono, Kepala Diskominfo Kota Depok, Senin (19/2).

Pernyataan tersebut dikatakan Sidik di sela-sela acara Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Diskominfo Kota Depok di salah satu gedung pertemuan di kawasan Cimanggis.



Ia menambahkan, bahwa dinas perizinan juga melakukan kerjasama dengan Diskominfo terkait dengan pemasangan micro cellular. Dengan begitu, pemilik micro cellular wajib berkontribusi minimal untuk pemasangan satu CCTV dan Wifi yang terintegrasi dalam city oprating room.

“Dengan adanya kerjasama itu tentu nantinya akan lebih banyak lagi Wifi yang dipasang di Kota Depok,” paparnya.

Dalam kesempatan itu Sidik juga meminta kepada unsur LPM maupun kelurahan agar dapat melaporkan ke pihaknya jika ada masalah terkait Wifi.

“Kalau Wifi di kelurahan tidak aktif atau rusak segera diingatkan ke pihak kelurahan, jangan menunggu satu hari. Karena kami juga bertugas menerima laporan kerusakan Wifi untuk segera ditangani. Kami sudah instruksikan staf kami agar perbaikan Wifi tidak lebih dari satu hari, kami juga minta kepada provider nya karena sudah MoU terkait hal tersebut,” terangnya.

Terkait dengan program Depok Samart City, Diskominfo saat ini terus bebenah untuk menyempurnakan infrastrukturnya agar nantinya Depok benar-benar siap menjalankan program tersebut.

“Jaminan pelayanan online yang lebih cepat dan lebih baik, itu memang tujuan kami. Masalah jaminan aplikasi canggih atau tidak, sebetulnya itu relatif. Membangun aplikasi itu tentu didasari oleh sebuah kebutuhan bukan berdasarkan seperti yang lagi trend,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, Depok akan membuat suatu aplikasi yang bisa disesuaikan dengan kondisi Depok, contoh nya yakni SIGAP.

Acara yang dihadiri oleh perwakilan OPD, pers, komunitas, LSM dan stakeholder terkait, menghadirkan narasumber dari Bappeda dan konsultan Depok Smart City. n Rahmat Tarmuji


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here