Calo STNK Diamankan

0
237
ilustrasi

Cinere | jurnaldepok.id
Pungutan liar masih dialami warga. Pelayanan publik yang semestinya dinikmati masyarakat tanpa embel-embel pungli nyatanya belum sepenuhnya dirasakan.

Salah satu warga yang enggan menyebutkan namanya mengatakan jika beberapa waktu lalu, dirinya pernah dimintai sejumlah uang ketika hendak mengurus administrasi perpanjangan STNK di Samsat Cinere.

“Saat sedang di loket pendaftaran saya diminta uang Rp 50 ribu. Namun tidak disertai surat keterangan. Petugas juga nggak jelas kan itu untuk apa,” ungkapnya.



Tidak hanya itu saja, ia menambahkan ternyata bukan dirinya saja yang mengalami hal serupa.

“Saya yang sedang duduk, juga denger ada bapak-bapak yang dimintain duit Rp 30 ribu. Kasian loh, padahal bapak itu nggak punya uang cukup tapi dipersulit oleh oknum seperti ini. Bayangkan saja jika dalam satu hari ada berapa orang yang mengurus surat kendaraan. Tinggal dikali berapa pungutannya, ” tambahnya.

Dirinya mengaku kesal dan kecewa karena praktek pungli masih terus terjadi, meski beberapa waktu lalu pemerintah telah membentuk tim Saber Pungli guna memberantas hal tersebut.

“Pungli seperti ini terus terjadi, bagaimana yaa supaya nggak ada lagi kayak gini. Saya harap pemerintah fokus atasi hal seperti ini,” tandasnya.

Sementara itu menyikapi adanya pungli, Kanit Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Cinere, AKP Joko Sembodo, melakukan sidak. Hasilnya diamankan sejumlah orang yang diduga calo.

AKP Joko Sembodo melakukan sidak ke sejumlah tempat pelayanan mulai dari cek fisik, loket pendaftaran STNK, bahkan sampai beberapa fasilitas fotocopy. Dirinya berhasil menciduk dua orang diduga calo sedang menawarkan jasa.

“Berdasarkan informasi masyarakat calo berkeliaran di Samsat Cinere, kami langsung melakukan sidak. Ditemukan dua orang yang diduga calo, langsung kita amankan lalu kini masih dimintai keterangan petugas,”ujarnya.

Ia menerangkan untuk setiap pelayanan dalam perpanjangan STNK memberikan estimasi waktu untuk proses jadi sekitar 20 menit.

“Kami mendukung program pemerintah dalam upaya memberantas percaloan. Ada Tim Khusus (Timsus) bertugas memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat sekaligus meminimalisir adanya calo yang berkeliaran di Samsat,” tutupnya.nNur Komalasari

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here