April Gedung B-D RSUD Diresmikan

0
142
Direktur RSUD Kota Depok, Asloe'ah Madjri saat memparkan program kerja di tahun 2018 pada forum OPD

Margonda | jurnaldepok.id
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok, Asloe’ah Madjri mengatakan bahwa Gedung B-D RSUD akan dioperasikan pada April 2018.

“Bukan meleset, operasional rumah sakit itu beda dengan perkantoran, kalau perkantoran mungkin selesai dibangun bisa langsung digunakan, tapi kalau ngomong rumah sakit itu komperhensif baik dari SDM, sarpras dan infrastrukturnya,” ujar Asloe’ah kepada Jurnal Depok, Senin (12/2).

Wanita yang akrab disapa Lulu mengatakan, jika dioperasikan pada 2017 lalu IPAL nya belum memadai. Dari itu, kata dia, percepatan pembangunan terus dilakukan dengan berkoordinasi dengan pihak Rumkim.



“Kami targetkan pada April 2018 grand opening, bisa melayani masyarakat,” janjinya.

Belum dioperasikannya Gedung B-D RSUD disebabkan oleh beberapa faktor infrastruktur penunjang seperti Ram, IPAL, penambahan daya listrik yang beberapa waktu lalu belum memadai.

“Saat ini Alhamdulillah sudah memadai, IPAL sudah ada, Ram juga sudah, listrik kami tambah dari 1.700watt menjadi 5.000watt. Untuk fasilitas air PDAM akan segera masuk, tadinya belum ada jaringannya,” paparnya.

Sementara untuk fasilitas alat kesehatan di gedung tersebut dikatakannya telah memadai. Namun begitu, jumlah ICU ada 9 unit tidak mungkin dioperasikan berbarengan karena alkes dan SDM nya harus dipenuhi terlebih dahulu. Pihaknya tidak mau menggunakan SDM yang amatir namun ada SDM khusus yang menangani itu.

Dari itu, sambungnya, di tahun ini pihaknya akan merekrut SDM non PNS dengan sebutan perawat khusus yang jumlahnya mencapai 25-30 orang.

“Perekrutan itu kami gunakan pansel, panselnya bukan RSUD. Di tahun ini kami juga menyiapkan 10 program dengan 26 kegiatan yang nilainya mencapai kurang lebih Rp 100 miliar,” terangnya.

Sementara itu Ketua Komisi D DPRD Depok, Pradana Mulyoyunanda mengatakan pihaknya telah melakukan observasi ke Gedung B-D milik RSUD.

“Hasil observasi kami melakukan pengawasan ada beberapa faktor yang membuat pengoperasian Gedung B-D tertunda seperti kalibrasi listrik, standar keamanan K3 berupa Ram yang harus dibangun hingga lantai delapan,” tandasnya.

Dari itu, DPRD juga mendorong pihak RSUD untuk secepatnya mengoperasikan Gedung B-D jika segala sesuatunya telah selesai dikerjakan.

Pernyataan tersebut dikatakannya seusai acara Forum OPD RSUD Kota Depok tahun 2018. Hadir pula dalam acara itu perwakilan OPD, perwakilan rumah sakit, IDI dan stakeholder terkait.n Rahmat Tarmuji


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here