Depok Kebagian Banjir

0
122
Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna didampingi Kapolsek Beji saat meninjau lokasi banjir di wilayah Kecamatan Beji, kemarin

Beji | jurnaldepok.id
Intensitas hujan yang terus menerus sejak pagi hari menyebabkan debit air di pintu air Jembatan Panus berstatus siaga 1. Berdasarkan data ketinggian air sempat menyentuh angka 390 cm. Sedangkan pintu air Katulampa Bogor pun juga status siaga satu.

Daerah bantaran Kali Ciliwung mulai dihantui bencana banjir. Seperti yang terjadi di wilayah Kampung Gotong Royong RT 005 Kemiri Muka Beji Depok. Tercatat ada 20 rumah yang tergenang air setinggi lebih dari satu meter.

Salah satu warga, Rindu mengungkapkan jika air datang tiba-tiba. Dia mengaku tidak menyangka, tak siap dan belum mengangkut barang-barang.



“Pada waktu kejadian, semua barang nasih didalam, saya kaget. Tiba-tiba air datang,” ujarnya Senin (5/2).

Ia mengaku hanya bisa pasrah ketika air sudah masuk kerumahnya. Bersamaan dengan air datang dia pun langsung mengeluarkan barang yang bisa dievakuasi.

“Ini banjir terparah sepanjang tinggal disini. Biasanya nggak sampe begini,” ucapnya.

Sampai saat ini dia masih kuatir karena air diperkirakan terus datang. Dia pun bersama warga lainnya masih mengeluarkan barang-barang. “Katanya air masih datang lagi dua jam nanti. Ini siap-siap,” tutupnya.

Sungai Ciliwung sendiri merupakan sepanjang 120 kilometer. Mengalir dari hulu di Kabupaten Bogor dan melintasi kawasan Kota Bogor, Kota Depok, dan Jakarta. Bahkan melalui sebuah tayangan video pendek, Walikota Bogor Bima Arya berpesan agar warga sekitar bantaran Ciliwung dan Jakarta waspada banjir dan mempersiapkan diri. Status Pintu Air Katulampa di Bogor sudah siaga satu dan air diperkirakan masuk Jakarta sembilan jam kemudian.nNur Komalasari


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here