Netty Dilirik PDIP, Ini Kata PKS

0
146
Hafid Nasir

Margonda | jurnaldepok.id
Ketua DPD PKS Kota Depok, Hafid Nasir optimis koalisi antara Gerindra-PKS di Pilgub Jabar 2018, akan meraih kesuksesan. Menurutnya duet Dedi Mizwar (Demiz)-Syaikhu dianggap pas untuk memimpin Jawa Barat.

“Untuk koalisi ini berdasarkan permintaan dari dua sisi. Gerindra dengan Deddy Mizwar sesuai perintah Prabowo dan PKS dengan Ahmad Syaikhu. Syaikhu sendiri terpilih melalui proses penjaringan,” jelasnya.

Terkait kabar istri Ahmad Heryawan (Aher), Netty Heryawan yang dilirik PDIP, Hafid mengatakan hal tersebut sah-sah saja. Hal tersebut menjadi hak Netty, apakah bersedia atau tidak meskipun Netty adalah kader PKS.



“Saya rasa itu sah-sah saja, PKS tidak masalah karena sudah memiliki Syaikhu di Pilgub Jabar nanti,” ungkapnya.

PKS adalah partai kader dan menginginkan adanya regenerasi dalam sebuah kepemimpinan. Kader PKS pun lebih memilih Syaikhu ketimbang Netty untuk maju di Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018.

“Maka kesepakatan DPP dengan Syaikhu dan sudah sepengetahuan Prabowo,” tandasnya.

Sebelumnya sempat diberitakan peluang duet Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu makin suram masa depannya setelah DPP Gerindra membuka opsi hitung ulang peluang keduanya maju di Pilgub Jabar 2018. Syaikhu menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada pusat.

Meski demikian, ia yakin koalisi PKS dan Gerindra akan berlanjut.

“Insyaallah tetap. Kalau dukungan menyerahkan sepenuhnya ke DPP,” ujar Syaikhu.

Sejak digoyang DPD Gerindra, Wakil Wali Kota Bekasi itu memang berpegangan terhadap penyataan Prabowo Subianto untuk mengusung pasangan Demiz – Syaikhu. Sehingga ia tidak mau ambil pusing dengan pencabutan dukungan tersebut.nNur Komalasari

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here