Puluhan Liter Miras Oplosan Disita

0
251
ilustrasi

Sawangan | jurnaldepok.id
Puluhan liter minuman keras yang telah dioplos berhasil disita Tim Jaguar Polsek Sawangan. Miras-miras tersebut diketahui milik seorang pedagang jamu. Saat dilakukan penggeledahan, pemilik miras berhasil melarikan diri.

Kanit Reskrim Polsek Sawangan AKP Darminto mengatakan, terdapat 20 botol miras yang berhasil dimankan pihaknya. Penyitaan dilakukan lantaran pihaknya menerima laporan warga sekitar yang resah dengan keberadaan miras di wilayah Sawangan.

“Miras ini kami sita dari penjual jamu yang lokasinya tidak jauh dari Perumahan Sawangan Permai,” ujarnya



Ia menuturkan jika keberadaan miras saat ini telah sangat mengkhawatirkan. Sehingga hal tersebut menjadi salah satu fokus utama yang harus diberantas. Khusus miras kali ini, pedagang jamu itu mengoplos miras dengan miras jenis lainnya yakni jenis GG atau kepanjangan dari Ginseng.

“Miras saja sudah sangat berbahaya. Apalagi jika dioplos dengan bahan-bahan yang membahayakan. Tentunya menjadi lebih berbahaya lagi,” terangnya.

Sementara itu, Katim Jaguar Polsek Sawangan Aiptu Agus mengatakan dalam penyitaan miras ini pihaknya menggandeng beberapa pihak. Antara lain Pokdar dan unsur masyarakat lainnya yang ikut membantu.

“Karena patroli yang rutin bersama pokdar kami berhasil mengamankan miras-miras tersebut,” tambahnya.

Dari dua puluh botol minuman yang berhasil diamankan pihaknya, masing-masing berisi 4 liter miras oplosan. Pedagang tersebut juga menggunakan botol-botol daur ulang sebagai wadahnya.

“Kami telah membawa botol-botol daur ulang isi miras oplosan tersebut ke Polsek Sawangan sebagai barang bukti,” ungkapnya.

Pihaknya tidak ingin kecolongan. Maka dari itu patroli ke beberapa daerah yang disinyalir menjadi lokasi perdagangan miras menjadi perhatian pihaknya. Kegiatan patroli skala sedang juga terus dilakukan guna menangkal prederan barang haram tersebut.

“Setiap hari kami terus melakukan patroli dan ini rutin dilaksanakan. Penyakit masyarakat harus dimusnahkan,” pungkasnya.nNur Komalasari

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here