49 Ribu e-KTP Belum Tercetak

0
154
ilustrasi

Sawangan | jurnaldepok.id
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok, Misbahul Munir mengatakan ada sekitar 49 ribu lebih e-KTP yang belum tercetak namun telah berstatus print ready record.

“Catatan terakhir ada sekitar 49 ribu sekian, Insha Alloh target pada bulan Oktober ini semuanya sudah selesai dilakukan pencetakan. Blankonya siap, kalau kurang kami tinggal ambil ke Jakarta. Cetak kedua nanti pada November-Desember, pokoknya di tahun ini selesai untuk dilakukan pencetakan karena cetak kedua juga lebih banyak,” ujar Munir kepada Jurnal Depok, kemarin.

Ia mengatakan, bahwa cetak kedua jumlahnya mencapai 120 ribuan blanko KTP untuk pencetakan kedua karena hilang, rusak, perubahan elemen data maupun pindah data. Dari itu, pihaknya akan melakukan pencetakan secara bertahap sampai akhir Desember 2017.



“Data terakhir yang telah melakukan perekaman mencapai 93 persen. Sesuai arahan dari Kemendagri dan dalam rangka persiapan pilkada serentak 2018 khususnya Pilgub Jabar maka perekaman e-KTP ini harus selesai pada Desember 2017,” terangnya.

Dikatakannya, saat ini pihaknya terus melakukan kerjasama dengan para lurah, RW dan RT untuk melaksanakan perekaman di masing-masing kelurahan dan membuat jadwal perekaman setiap harinya.

Menanggapi imbauan dari pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok yang menginginkan perekaman e-KTP selesai 100 persen, Munir mengatakan semua elemen terkait pilgub harus ikut serta mensosialisasikan dan mendorong masyarakat yang belum melakukan perekaman agar segera melakukan perekaman.

“Intinya Desember harus telah selesai 100 persen. Sekarang mudah kok merekam KTP tinggal datang ke masing-masing kelurahan, jadi lebih dekat dan mudah,” ungkapnya.

Dijelaskan Munir, bahwa persyaratan untuk memilih pada pilkada serentak nanti adalah KTP dan surat keterangan (Suket) bahwa yang bersangkutan telah melakukan perekaman e-KTP.

“Karena perekaman dengan pencetakan itu merupakan suatu hal yang tidak mudah, karena ada proses. Dari itu, surat keterangan masih tetap diberlakukan bagi mereka yang telah melakukan perekaman namun belum dicetak KTP nya. Suket masih berlaku untuk pilkada,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here