Calon Sekda Dites Kejiwaan

0
158
Terlihat beberapa orang peserta seleksi calon sekda tengah berbincang sebelum melakukan MCU di RSUD Kota Depok, kemarin

Sawangan | jurnaldepok.id
Sebanyak 13 orang calon sekretaris daerah (Sekda) Kota Depok menjalani Medical Chek Up (MCU) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok. Dalam MCU itu, ke 13 calon sekda menjalani beberapa tahapan pemeriksaan kesehatan salah satunya tes kejiwaan.

“Yang diminta dari BKPSDM adalah sehat jasmani dan rohani, berarti ada pemeriksaan laboratorium dan konsultasi penyakit dalam itu penting. Sementara untuk rohani kami lakukan pemeriksaan MPPI2 untuk kejiwaan yang lebih mendalam,” ujar Asloe’ah Madjri, Dirut RSUD Kota Depok, Selasa (3/10).

Ia menambahkan, selain dites kejiwaan, ke 13 calon sekda itu juga dites kesehatan fisik dengan konsultasi penyakit dalam, laboratorium, rontegen, EKG termasuk tes narkoba. Untuk itu, pihak rumah sakit juga mengambil sampling darah dan urine para calon sekda.



“Hasil MCU ini tidak boleh dipublish karena sifatnya privat dari pasien, dan kami berhak melindungi hak dan kewajibannya. Hasilnya nanti akan kami serahkan kepada pemberi kerja yakni pansel,” paparnya.

Ditegaskannya, pihaknya hanya memfasilitasi MCU dan tidak memiliki wewenang untuk memberikan rekomendasi apapun kepada pansel.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, H Supian Suri yang memantau langsung kegiatan MCU tersebut mengungkapkan bahwa ke 13 calon sekda itu telah memenuhi persyaratan.

“Mereka sudah memenuhi kriteria sesuai surat MenPAN dan telah sesuai arahan Komisi ASN,” tandasnya.

Setelah tahapan MCU selesai, pada 9-10 Oktober nanti pihaknya akan melanjutkan kembali tahapan seleksi dengan pembuatan makalah, persentasi, wawancara dengan pansel, dan setelah itu pansel melakukan rapat siapa nantinya yang akan memenuhi kriteria.

“Hasil itu nantinya diserahkan ke Pak Wali dan baru diusulkan ke Pak Gubernur. Mudah-mudahan di Oktober sudah rampung dan di awal November sudah ada persetujuan dari Pak Gubernur dan Depok telah memiliki sekda baru, tinggal pelantikannya nanti apakah di akhir Oktober atau di awal November,” terangnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa pelantikan sekda yang baru nanti sesungguhnya tidak perlu menunggu masa jabatan Plt Sekda berakhir pada Desember. Namun, kata dia, pelantikan sekda yang baru dapat dilakukan setelah muncul nama sekda yang baru.

“Prinsipnya masa jabatan Bu Wiwid itu kan tiga bulan, artinya kalau selama tiga bulan belum dapat kami harus perpanjang. BKPSDM hanya memfasilitasi tahapan-tahapannya saja,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here