46 Modin Belum Dibalikin

0
170
M Supariyono

Margonda | jurnaldepok.id
Sebanyak 46 mobil dinas (Modin) yang digunakan oleh Anggota DPRD Depok hingga kemarin belum dikembalikan ke bagian asset Pemerintah Kota Depok. Padahal, Raperda Kota Depok Tentang Hak Keuangan dan Admistratif Pimpinan dan Anggota DPRD Depok telah disahkan. Itu artinya, mobil dinas tersebut harus segera dikembalikan.

“Seharusnya mobil Rush yang digunakan oleh anggota dewan harus sudah dikembalikan, karena setelah Perda ditetapkan berarti sudah resmi. Nanti, dua hari kemudian dilembar daerahkan atau diundangkan di daerah,” ujar M Supariyono, Wakil Ketua DPRD Depok, kemarin.

Dengan begitu, sambungnya, di awal September sudah muncul biaya sewa kendaraan di slip gaji masing-masing anggota dewan. Meskipun, belum tentu uang tersebut diterima mereka.



“Karena uang itu harus menunggu APBD Perubahan, bisa jadi dobel nerimanya September dan Oktober. Kami menganjurkan agar mobil dinas itu segera dikembalikan, kecuali pimpinan. Yang 46 itu kan statusnya pinjam pakai,” paparnya.

Dengan telah disahkannya Raperda Kota Depok Tentang Hak Keuangan dan Admistratif Pimpinan dan Anggota DPRD Depok, maka 46 anggota DPRD Depok tidak lagi berhak menggunakan mobil dinas tersebut.

Namun begitu, kebijakan itu akan diganti dengan tunjangan transportasi bagi 46 Anggota DPRD Depok.

“Diganti dengan tunjangan transportasi, namun besaran angkanya belum keluar karena harus dilakukan dengan survey terkait harga sewa mobil di Depok dengan kapasitas 2.000 cc per bulan.
Itu lagi disurvei, belum tahu berapa besar angkanya. Uang tunjangan transportasi diberikan per bulan apakah itu Rp 8 juta atau Rp 10 juta, maka nanti itulah yang muncul digaji setiap bulan, nah mobil yang saat ini harus segera dipulangkan,” katanya.

Ketika dikonfirmasi Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok, Nina Suzana membenarkan hingga kemarin belum ada mobil dinas dari 46 Anggota DPRD Depok yang dikembalikan ke bagian asset.

“Belum, nunggu Perwalnya dan sedang kami siapkan admistrasinya. Setelah Perda, Setwan kan harus buat Perwalnya,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here