Konsumen PGC Ditipu Ratusan Juta

0
692
ilustrasi

Limo | jurnaldepok.id
Ika salah satu konsumen Perumahan Permata Green Garden Cinere (PGC) yang berlokasi di kawasan Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, mengaku telah ditipu oleh Rianto alias Rinto salah satu karyawan bagian Marketing Perumahan Permata Green Garden Cinere dengan modus tidak menyetorkan uang cicilan ke kasir marketing.

“Saya sudah mulai membayar cicilan uang muka sejak bulan Juli 2016 dan jumlah uang cicilan yang sudah saya setorkan sebanyak Rp 149 juta, uang itu saya titipkan kepada Rinto salah satu karyawan PGC tapi setelah saya cek dikantor pemasaran, jumlah setoran saya baru masuk Rp 5 juta, ” ujar Ika kepada Jurnal Depok, kemarin.

Dikatakannya, setelah mengetahui bahwa dirinya telah ditipu oleh Rinto, dia langsung mencoba menghubungi Rinto untuk meminta agar uangnya dikembalikan dan Rinto menyanggupi hal itu dan berjanji akan mengembalikan uang cicilan atas nama Ika dalam waktu 3 bulan.



“Katanya jika uang DP dibatalkan maka akan kembalikan dalam tenggang waktu tiga bulan, sesuai kesepakatan uang saya akan dikembalikan dalam tiga termin yakni Rp 50 juta pada bulan Juli dan Rp 50 juta bulan Agustus dan sisanya akan dilunasi pada September. Namun sampai sekarang uang saya baru Rp 10 juta yang dikembalikan oleh Rinto, ” imbuhnya.

Atas kejadian itu dirinya mengaku telah melaporkan Rinto ke Polsek Limo dengan tuduhan penipuan.

“Ya saya sudah melaporkan Rinto ke bagian SPK Polsek Limo, namun saya diarahkan untuk terlebih dahulu menyelesaikan permasalahan ini secara musyawarah dan mufakat. Saya mendatangi kantor Pusat Developer Permata Green Cinere di kawasan Margonda Depok dan di sanalah saya bisa bertemu dengan Rinto yang akhirnya berjanji akan mengembalikan uang saya setelah rumahnya laku terjual,” katanya.

Ia mengaku sedikit lega karena dia (Rinto, red) ternyata masih memiliki aset berupa rumah di Vila Mutiara Bogor yang katanya mau dijual untuk mengembalikan uangnya.

“Tapi saya tidak mau hanya sekedar dijanjikan seperti itu, makanya sesuai kesepakatan kami, rumah itu kini sudah dalam penguasaan saya sebagai jaminan uang saya dan jika nanti rumah itu laku terjual dan masih ada sisa uang penjualan, maka itu akan menjadi haknya Rinto dan pasti akan saya kembalikan kepada dia, ” ujarnya.

Saat dikonfirmasi terkait hal itu, pimpinan Bos Developer Permata Green Cinere, Yanton Tukiman mengatakan sedang menelusuri kasus dugaan penipuan itu. Dirinya berjanji akan menindak oknum karyawan bagian marketing jika terbukti melakukan perbuatan yang menyalahi aturan apalagi merugikan konsumen.

“Kami sedang telusuri mudah-mudahan dalam minggu ini sudah ada kejelasan soal kasus ini, jika terbukti jelas akan ada tindakan dan akan dipertimbangkan untuk menempuh jalur hukum,” tegas Yanton. n Asti Ediawan


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here