DPRD Pertanyakan Dana CSR

0
209
Hendrik Tangke Allo

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok mempertanyakan aliran dana Corporate Sosial Responsbility (CSR) khususnya kepada perbankan atau perusahaan yang bermitra dengan pemerintah daerah.

“CSR ini kan bisa untuk membantu kegiatan sosial kemasyarakatan, salah satunya kemarin terkait MTsN yang menjadi kewenangan Kemenag, dan pemerintah daerah tidak boleh menutup mata terhadap persoalan yang ada di wilayah Depok, maka sebenarnya banyak CSR yang bisa dimanfaatkan,” ujar Hendrik Tangke Allo, Ketua DPRD Depok, kemarin.

Ia mengatakan, bahwa di Depok ini banyak pengusaha dan perusahaan yang memiliki CSR namun tidak dimanfaatkan secara maksimal. Dirinya juga mempertanyakan dana CSR milik Bank BJB yang merupakan mitra dari pemerintah disalurkan kemana saja selama ini.



“Kami mengimbau pemerintah dapat mengambil sikap, sesungguhnya jika kemarin kebutuhan meja dan kursi ditangani oleh CSR itu sangat bisa karena nilainya tidak terlalu besar, kenapa itu tidak dilakukan dan dikoordinasikan ke BJB atau perbankan dan perusahaan lainnya,” paparnya.

Hendrik juga mengapresiasi langkah Depok Media Center (DMC) yang telah menggalang dana dan memenuhi kebutuhan meja dan kursi bagi siswa MTsN Cimanggis. Alhasil, para siswa tidak melantai lagi dalam belajar.

“Patut diapresiasi, itu menandakan bahwa masyarakat Depok dan para stakeholder yang tergabung di dalam DMC peduli terhadap pendidikan, selain itu tingkat sosial kemasyarakatan mereka juga tinggi,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here