Makna 72 Tahun RI Bagi Kota Depok

Walikota Depok, Mohammad Idris menyerahkan bendera pusaka kepada salah seorang petugas Paskibra saat peringatan upacara bendera di halaman Balikota

Balaikota | jurnaldepok.id
Republik Indonesia tepat di tanggal 17 Agustus 2017 kemarin genap berusia 72 tahun. Peringatan HUT RI berlangsung secara khidmat di Lapangan Balaikota Depok. Beberapa tokoh penting tampak hadir dalam acara tersebut. Antara lain mantan Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail, mantan Wakil Walikota Depok Yuyun Wirasaputra, serta para veteran-veteran jaman kemerdekaan.

Usai peringatan HUT RI pun, Walikota Depok Mohammad Idris memberikan beberapa penghargaan atas prestasi yang telah diraih Depok. Capaian gemilang itu tentu saja merupakan kado istimewa untuk Indonesia dari Kota Depok.

Berbicara mengenai makna kemerdekaan RI bagi Walikota Depok adalah melanjutkan cita-cita para pahlawan pendiri bangsa ini yakni terbebas dari kemiskinan, kebodohan dari penyakit-penyakit moral masyarakat, yang memang itu dicita-citakan para pejuang.

“Untuk Depok sendiri esensinya adalah bisa mewujudkan mimpi kita yakni menjadikan pelayanan Depok lebih unggul, infrastruktur nya menjadi lebih baik. Fasilitas publik dirasakan nyaman oleh masyarakat dan juga sikap perilakunya menampakan sikap yang religius, berkebangsaan, bermartabat NKRI,” paparnya kemarin.

Dirinya juga menyoroti pembenahan-pembenahan dari sisi infrastruktur, salah satunya di bidang pendidikan.

“Kami masih terus menambahkan gedung-gedung sekolah walaupun ini harus diimbangi dengan persepsi dari sekolah swasta. Ketika kami membangun artinya tidak mematikan ushaa- usaha bidang pendidikan di sekolah swasta, namun dalam rangka memenuhi angka partispasi murni agar masyarakat Depok belajar di Depok,” jelas Walikota.

Pihaknya saat ini sedang mendata sekolah-sekolah yang akan menjadi prioritas untuk pembangunan.

“Kami saat ini sedang mendata, mana saja sekolah yang perlu ditingkatkan lagi kelas-kelasnya termasuk fasilitas sarana prasarananya seperti toilet, perpustakaan. Setelah didata kemudian dilihat prioritas mana yang perlu dilakukan pembangunan,” tutupnya.

Sementara itu bagi Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna makna HUT RI yang ke 72 adalah bagaimana mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif.

“Jangan hanya sebatas seremoni saja tapi bagaimana mengisi kemerdekaan ini dengan kegiatan yang positif dan membangun, berkreasi, berinovasi. Sehingga apa yang dikatakan Pak Walikota terkait beberapa prestasi bisa terus didapatkan,” ujarnya.

Menurutnya capaian prestasi yang telah diukir Depok tidak berhenti sampai disini, dengan semangat kebersamaan ia yakin prestasi yang lain akan muncul kembali.

“Kalau ditanya esensi kemerdekaan bagi Depok menurut saya selain memaknai jasa-jasa para pahlawan kita, tentunya mari kita bersama-sama mengisi pembangunan di Jawa Barat khususnya Depok. Bagi Depok hal yang masih perlu dibenahi antara lain infrastruktur, pendidikan termasuk juga SDM nya,” pungkasnya.nNur Komalasari

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here