Koperasi Diminta Gelar RAT

0
238
Walikota Depok didampingi Kepala DKUM dan Ketua Dekopinda Kota Depok saat melepas ratusan peserta jalan santai dan sepeda santai dalam rangkaian HUT Koperasi ke 70

Margonda | jurnaldepok.id
Dari sekitar 450 koperasi yang aktif di Kota Depok, namun baru sekitar 150 koperasi yang telah menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT). Dari itu, pemerintah melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok mendorong kepada koperasi yang belum menggelar RAT untuk segera malakukan hal itu.

“Kami imbau kepada seluruh koperasi agar menggelar RAT, karena RAT merupakan ajang evaluasi pengelolaan koperasi tahun sebelumnya dan merencanakan program koperasi di tahun berikutnya,” ujar HM Fitriawan, Kepala DKUM Kota Depok, Minggu (6/8).

Ia menambahkan, RAT juga bertujuan untuk transparansi di dalam koperasi. Sehingga dengan RAT, kata dia, diharapkan anggota mengetahui secara persis bagimana koparsi dilakukan oleh pengurus.



“Adanya transparansi kemudian profesionalitas ini menunjukkan koperasi melakukan kegiatannya secara optimal. Jadi, RAT bagi koperasi sangat penting karena ada asepek transparansi maupun profesionalitas,” paparnya.

Jika ada koperasi yang tidak menggelar RAT, Fitriawan mengatakan akan melakukan teguran hingga rekomendasi pembubaran yang nantinya dilakukan oleh kementerian.

Ketua Dekopinda Kota Depok, Teguh Prajitno mengatakan pihaknya akan memacu 350 koperasi yang belum menggelar RAT dalam empat tahun ke depan. Pihaknya menargetkan peningkatan 25 koperasi yang menggelar RAT setiap tahunnya.

“Sehingga di tahun keempat sudah selesai semuanya, yang aktif dapat melakukan RAT semua agar bisa berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, mengurangi kemiskinan, menekan pengangguran, membuka kesempatan kerja dan mampu mengendalikan inflasi,” tandasnya.

Walikota Depok, Mohammad Idris sesaat setelah melepas ratusan peserta jalan santai dan sepeda santai pada peringatan HUT Koperasi ke 70 mengatakan, bahwa RAT merupakan sebuah kewajiban dan diatur di dalam undang-undang.

“RAT merupakan sebuah sikap keterbukaan koperasi kepada anggotanya. Jadi, kami akan melakukan pendataan ulang dan pembinaan untuk mengaktifkan dan menyehatkan kembali koperasi termasuk penyelenggaraan RAT nya,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here