Pemkot Rancang Underpass

0
155
Terlihat beberapa sepada motor dan tukang becak nekat menerobos jalur Dewi Sartika, padahal jalur tersebut telah diberlakukan sistem satu arah (SSA)

Margonda | jurnaldepok.id
Setelah melakukan uji coba Sistem Satu Arah (SSA) di Jalan Nusantara dan Dewi Sartika, Pemerintah Kota Depok telah mengusulkan ke pemerintah pusat untuk membangun underpass Jalan Dewi Sartika. Hal tersebut tak lain untuk mengatasi kemacetan di jalur tersebut yang disebabkan adanya perlintasan kereta api.

“Itu sudah kami usulkan ke pemerintah pusat terkait permintaannya untuk rencana induk transportasi Jabodetabek (RITJ), bukan Flyover Markaswangi, tapi sesuai usulan pemerintah pusat juga agar dibangun underpass,” ujar Walikota Depok, Mohammad Idris usai meninjau uji coba SSA di Jalan Dewi Sartika, Senin (31/7).

Ia menjelaskan, bahwa RITJ telah diusulkan oleh pemerintah kota ke pemerintah pusat dan saat ini tengah menunggu persetujuan dari presiden.



Terkait dengan pantauan uji coba SSA, dikatakan Idris bahwasanya hal itu cukup menggembirakan, khususnya yang dari arah Sawangan terjadi kelancaran yang cukup signifikan.

“Namun ada yang harus dievaluasi dari sisi infrastruktur pelebaran atau pengikisan infrastruktur yang lebih melancarkan. Kalau dampak jalan penunjang belum detail laporannya, laporan sementara memang terjadi kemacetan di Arief Rahman Hakim,” paparnya.

Dijelaskannya, bahwa uji coba SSA akan dievaluasi per pekan termasuk penambahan rambu lalu lintas serta menyeting ulang waktu lampu merah.

Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna menambahkan, bahwa uji coba SSA tak lain untuk mencari solusi mengurai kemacetan.

“Inovasi semacam ini diharapkan menjadi alternatif maupun solusi untuk mengurai kemacetan. Kami apresiasi keberanian Pak Walikota, Dishub maupun Satlantas Polres Depok. Pro dan kontra itu hal yang biasa, Bogor saja bisa kok kenapa Depok tidak bisa,” tandasnya.

Pradi juga membantah adanya dugaan pemberlakuan SSA tak lain untuk menguntungkan pihak Transmart yang berada di jalur tersebut.

“Kami nyatakan tidak sama sekali, karena memang dari gambar yang dibuat sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu. Gue kenal juga enggak (pemilik Transmart,red),” tegasnya.

Diterapkannya SSA, kata dia, bukan bertujuan untuk memberatkan masyarakat, justeru ingin meringankan beban kemacetan meskipun hanya beberapa persen.

Hasil pantauan Jurnal Depok, uji coba SSA di hari ketiga masih belum berjalan mulus. Meski di Jalan Dewi Sartika dan Nusantara lancar, namun kemacetan terjadi di jalan pendukung SSA seperti Raya Sawangan, Raya Pitara dan Raya Kartini. n Rahmat Tarmuji

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here