Gelar Ekspresi Anak

0
151

Laporan: Rahmat Tarmuji
Pemerintah Kota Depok menggelar acara puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tingkat kota yang diramaikan dengan Gelar Ekspresi Anak (GEA).

Acara yang dipusatkan di halaman Balikota Depok meriah. Acara yang dimeriahkan dengan aneka lomba tersebut, sengaja dibuat untuk memberi ruang ekspresi dan kreasi bagi anak-anak di Kota Depok.

“HAN ini merupakan harinya anak-anak di Kota Depok. Kami berupaya memberikan apresiasi dan sarana ekspresi anak di Kota Depok seluas-luasnya untuk berbahagia, bergembira, dan bersama-sama merayakan HAN,” ujar Sekretaris 1 Gugus Tugas Kota Layak Anak, Hj Elly Farida, usai mendampingi Walikota Depok membuka GEA 2017, kemarin.



Bunda Elly, begitu ia disapa akrab, menyampaikan HAN harus dijadikan momentum seluruh pihak agar memperhatikan kepentingan anak-anak di Kota Depok. Karena anak merupakan aset bangsa dan aset Kota Depok, sehingga harus terus dilindungi dan dihormati hak-haknya, termasuk dari tindak kekerasan, eksploitasi, pelecehan, dan diskriminasi.

Upaya melindungi hak anak, kata dia, sesuai dengan salah satu visi Kota Depok yaitu unggul, nyaman, dan religius.

“Keinginan terbesar kami anak-anak ini kelak menjadi pemimpin di Kota Depok, bahkan hingga menjadi pemimpin dunia. Mereka harus terus dipupuk jiwa kepemimpinannya sejak dini,” katanya.

Kegiatan Gelar Ekspresi Anak (GEA) yang merupakan rangkaian peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tingkat Kota Depok, menjadi momentum Pemkot Depok untuk menaikkan status Kota Layak Anak (KLA) Nindya menjadi KLA Utama. Acara yang berlangsung meriah di Lapangan Balaikota tersebut, merupakan wujud komitmen Pemkot Depok dalam memfasilitasi kebutuhan anak.

Walikota Depok, Mohammad Idris mengatakan, saat ini Pemerintah Kota Depok tengah berkonsentrasi untuk memfasilitasi apa yang dibutuhkan anak-anak di Kota Depok. Lewat kegiatan GEA, ia berharap anak-anak di Kota Depok merasa bahagia, gembira, dan kreatif.

“Dengan raihan KLA Nindya tentunya bukan menjadi diri kita berpuas diri, namun hal ini akan menjadi suatu lecutan bagi kami untuk terus bersama anak-anak di Kota Depok agar kebutuhannya dapat terakomodir,” tandas Idris.

Idris juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk ikut serta membantu pemerintah dalam merealisasikan program-program yang sudah dilakukan hingga tercapainya predikat Kota Layak Anak (KLA) Nindya menjadi KLA Utama.

Sejumlah kegiatan, kata Idris, bisa dilakukan seperti mendidik anak dengan seni, mengajarkan pentingnya menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan, serta memberi kasih sayang sepenuhnya bagi pertumbuhan anak.

“Biarkan mereka berekspresi melakukan hal-hal yang diinginkan, namun tetap dalam pengawasan. Dunia anak adalah dunia bermain,” pungkasnya. n


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here