Terduga Pengoplos Gas Isi Air Diciduk

0
116

untitled-2

Margonda | Jurnal Depok
Polresta Depok akhirnya berhasil menciduk dua terduga pelaku gas melon 3 kg oplosan yang berisi air yang ditemukan di wilayah Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis beberapa waktu lalu.

“Terduga pelaku atas nama JA (24) dan MI (19). Untuk yang JA perannya pengecer tabung gas dan memasukan air ke dalam tabung. Sedangkan MI berperan mengedarkan gas tersebut ke warung-warung yang ada di wilayah Jakarta Timur, Cibinong dan Depok,” ujar Kapolresta Depok Kombes Pol Harry Kurniawan, Minggu ( 16/10).



Kedua terduga pelaku, lanjut Kapolres merupakan warga Kampung Palsigunung Kelurahan Tugu Kecamatan Cimanggis. “Untuk JA dia warga Palsigunung RT 02 RW 04 Tugu, sedangkan MI warga RT 03 Rw 04. Keduanya ditangkap Minggu pagi,” katanya.

Untuk kasus tersebut, pihaknya membuat tim khusus guna mengungkap pelaku pengoplos gas melon tersebut. “Karena ini kasus atensi Polres membuat timsus ungkap kasus tersebut. Para terduga untuk saat ini sedang dalam proses penyelidikan,” tutupnya.

Sebelumnya warga Kelurahan Tugu dihebohkan dengan temuan tabung gas elpiji 3 kg berisi air.
Daryani, warga RT 002/RW 006 Kelurahan Tugu mengatakan dia membeli gas itu dari warung dekat rumahnya. Ia membeli empat tabung seharga Rp 18.500. Dia beli dari pengecer yang bernama Yana. “Saya biasa beli gas di sana, tapi baru kali ini berisi air,” kata Daryani, Senin (10/10).

Ia mengaku sengaja membeli banyak karena untuk dijual kembali. Ia telah menjual empat tabung yang berisi air. Namun, tiga orang warga mengembalikan tabung tersebut dengan keluhan api hanya menyala beberapa menit dan mati. “Dua tabung saya kembalikan ke bu Yana,” jelasnya.

Sementara satu tabung berisi air masih ada di rumahnya. Dia biasa menjual gas melon seharga Rp22 ribu. “Pas saya tanya bu Yana dia dapat dari agen lain, yang mengantar ke rumahnya,” ungkapnya.

Dirinya menjelaskan biasa membeli sebanyak 10 tabung ke pengecer di rumahnya. Namun, karena sudah lebih dari sebulan gas elpigi 3 kg langka di wilayahnya, Daryani hanya mendapatkan empat tabung. “Baru kali ini bermasalah,” pungkasnya.

Ketua Hiswana Migas Kota Depok Athar Susanto sebelumnya juga menjelaskan terdapat perbedaan antara warna plastik wrep yang terdapat dalam tabung gas melon yang ditemukan di Kelurahan Tugu dengan yang biasa diedarkan di Depok. “Warna plastik wrepnya  yang terisi air itu berbeda dengan yang dimiliki oleh wilayah Kota Depok yang berwarna pink,” jelasnya.

Ia menambahkan tabung melon yang berisi air tersebut warna plastik wrepnya adalah orange. “Iya itu jelas beda, dan bukan yang biasa diedarkan di Depok,” tambah Athar


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here