DKD Gelar Panggung Budaya

0
131

Beji | Jurnal Depok
Guna sebagai upaya melestarikan budaya, Komite sastra, Dewan Kesenian Depok (DKD) menggelar panggung budaya, di Warung Betawi Ngumpul. Panggung budaya tersebut bertujuan memberikan ruang dan wadah ekspresi bagi seniman di Depok.

Dalam panggung budaya ini diikuti seniman-seniman sastra di Depok. Menampilkan pembacaan puisi, cerpen, berbalas pantun dan talk show sastra.

Ketua Umum DKD Nuroji mengatakan jika di Depok tidak punya tempat atau gedung pertunjukkan yang layak untuk mengapresiasikan diri. Umumnya seniman Depok lari ke Jakarta, untuk membuat pertunjukkan atau pameran.



“Untuk itu kami fasilitasi disini buat seniman yang mau berekspresi,” jelasnya.

Dirinya pun berharap Depok memiliki gedung pertunjukkan namun saat ini masih akan diperjuangkan.

“Jangan menjadi kota yang hambar gersang, tanpa ada sentuhan seni budaya,” tuturnya.

Tujuh komite yang ada di DKD antara lain sastra, tradisi, musik, teater, tari, seni rupa dan film rencananya akan di satukan penampilannya saat perayaan tahun baru. Namun, sebelum itu satu-satu komite dapat tampil di panggung budaya.

Sementara itu Ketua Komite sastra DKD Iman Sambada menambahkan, jika kegiatan ini adalah sebagai bentuk wadah kreatifitas seniman. Komite sastra ingin berkreasi dan memberikan hiburan serta pengetahuan bagi masyarakat, mengenai seni sastra itu sendiri.

“Semoga saja seniman-seniman sastra di Depok dapat berkreatifitas dengan lebih baik lagi,” tandasnya


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here