Babai Hijrah ke PPP?

0
204

untitled-1

Pancoran Mas | Jurnal Depok

Usai dipecat oleh Ketua Umum DPD Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi, nama Babai Suhaimi kini menjadi beberapa incaran partai politik yang ada di di Depok. Terakhir, tersiar kabar bahwa mantan calon wakil walikota Depok itu telah melakukan penjajakan ke beberapa partai di antaranya Perindo dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).



 

Menanggapi hal itu, Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Depok, Mazhab HM mengungkapkan bahwa partainya terbuka untuk siapa saja. Namun begitu, hingga kemarin dirinya belum melakukan pertemuan khusus dengan Babai.

 

“Ke DPC belum, intinya PPP terbuka untuk siapa saja,” ujar Mazhab kepada Jurnal Depok, Minggu (16/10).

 

Mazhab dengan tegas mengatakan, bahwa pihaknya tidak ingin memancing di air yang keruh. Pihaknya juga tengah melihat dan mengamati kisruh yang tengah terjadi di partai berlambang pohon Beringin tersebut.

 

“PPP partai terbuka, siapa saja boleh masuk. Kami belum melakukan pembicaraan dengan beliau (Babai,red). Biarkan seperti air mengalir, kami tidak mau memancing di air yang keruh,” paparnya.

 

Tak hanya itu, tersiar kabar, jika Babai sudah bertemu juga dengan politisi PPP, Rachmat Yasin. Pertemuan tersebut digadang-gadang sebagai langkah awal untuk dirinya bergabung ke partai berlambang Ka’bah.

 

“Belum tahu juga saya kalau dia (Babai,red) bertemu dengan RY. Kami tentu memproses dari awal jika Babai ingin bergabung dengan kami, itu merupakan mekanisme yang harus ditempuh dan sama halnya dengan anggota lain,” terangnya.

 

Sebelumnya, Babai pernah mengatakan bahwa karier politiknya tidak akan mati meskipun dirinya telah diberhentikan dari Partai Golkar. Bahkan, kata dia, dirinya akan bertambah semangat untuk menjalani hidup.

 

“Partai bukan segala-galanya, saya bisa mengabdi di mana saja, tidak selalu dengan partai. Karena bagaimana pun semua itu ada di tangan Allah, bukan di tangan partai,” ungkapnya.

 

Lebih lanjut Babai memberi sinyal, jika dirinya akan maju kembali menjadi anggota DPRD pada pileg 2019 mendatang. Namun begitu, dirinya masih bungkam akan bergabung ke partai mana setelah dirinya diberhentikan.

 

Ditegaskannya, bahwa dirinya tidak kecewa lantaran harus berpisah dengan partai yang selama ini dibesarkannya.

 

“Saya tidak kecewa, mungkin ini jalan terbaik. Saya juga menyambut baik langkah yang diambil Jawa Barat,” pungkasnya.


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here